Tulungagung, jurnalmataraman.com – Polres Tulungagung menyiagakan ratusan personel, untuk mengamankan arus mudik dan libur lebaran tahun 2026. Sejumlah titik di dalam kota diprediksi menjadi simpul kemacetan, terutama di simpang empat cuwiri dan jembatan lembupeteng.
Dalam operasi ketupat semeru 2026 , Polres Tulungagung menerjunkan 397 personel gabungan dari berbagai instansi. Di antaranya Polri , Tni , Satpol PP, dinas kesehatan, dinas perhubungan, organisasi radio amatir , serta pramuka. Untuk mendukung pengamanan, Polisi menyiapkan lima pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Pos tersebut terdiri dari pos pelayanan lembupeteng, serta pos pengamanan cuwiri, terminal Tulungagung, Bandung dan Besuki.
Selain itu, Satlantas Polres Tulungagung juga menurunkan tim urai kemacetan yang dibagi menjadi empat arah pergerakan kendaraan . Penempatan petugas difokuskan di sejumlah simpul lalu lintas, yang dinilai rawan kepadatan . Di antaranya simpang empat cuwiri untuk wilayah barat, pasar ngunut untuk wilayah timur, kawasan ngantru untuk arah utara, serta jalur bandung dan besuki yang menjadi akses menuju jalur lintas selatan.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP. M. Taufik Nabila menjelaskan, ” Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, kepadatan lalu lintas paling sering terjadi di simpang empat cuwiri dan jembatan lembupeteng. Untuk mengantisipasi kemacetan, kita juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara tentatif termasuk penerapan contra flow jika terjadi penumpukan kendaraan “. Pembagian arus juga akan diterapkan di pertigaan jalur lintas selatan menuju Campurdarat dan Bandung.
Sementara itu, puncak arus mudik di Tulungagung diprediksi terjadi pada tanggal 16 hingga 17 maret antara 4 atau 5 hari menjelang hari raya idul fitri.
(Editor : Bondan/Saldi)



