Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pilu Jelang Hardiknas: 19 Tahun Mengabdi di Pelosok Jombang, Guru ASN Diberhentikan Sepihak

by redaksi jurnal mataraman
29 April 2026 | 18:42
Reading Time: 2 mins read
0
Pilu Jelang Hardiknas: 19 Tahun Mengabdi di Pelosok Jombang, Guru ASN Diberhentikan Sepihak

Jombang, jurnalmataraman.com – Momen menjelang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang seharusnya menjadi hari kebanggaan bagi pahlawan tanpa tanda jasa justru membawa duka mendalam bagi Yogi Susilo Wicaksono. Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di SDN Jipurapah 2, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang ini mendadak menerima surat pemberhentian.

Suasana haru menyelimuti hari-hari terakhir Yogi di sekolah yang berada di pelosok pinggiran Jombang tersebut. Ia tampak berat hati berpamitan dengan siswa-siswinya yang telah lama ia ajar. Pengabdian panjang selama 19 tahun di kawasan terpencil dengan medan yang cukup ekstrem itu harus kandas oleh selembar surat keputusan. Pemberhentian tersebut didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 800.1.6.2/230/415.01/2026 tertanggal 18 April 2026 perihal Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri. Dalam surat tersebut, Yogi dituduh melanggar sejumlah ketentuan pasal kedisiplinan, utamanya terkait absensi dan tuduhan sering membolos kerja.

Namun, tuduhan tersebut dibantah keras oleh Yogi. Ia menegaskan bahwa selama ini dirinya rajin dan aktif mengajar di sekolah tempatnya bertugas, meski harus menembus medan yang tak mudah. “Tuduhan itu tidak benar. Saya masih aktif mengajar. Memang saya sempat tidak masuk karena sakit, itupun saya memiliki bukti-bukti yang sah,” tegas Yogi saat memberikan klarifikasi.

Bertahun-tahun mengajar di wilayah dengan akses jalan yang sulit ternyata berdampak pada kesehatan Yogi. Ia mengaku sempat mengalami sakit punggung yang membuatnya kesulitan dalam bekerja. Namun, hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk terus mendidik anak-anak di Desa Jipurapah, sebelum akhirnya SK pemberhentian itu turun.

Terkait polemik pemberhentian guru pinggiran yang telah mengabdi belasan tahun ini, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang belum bisa dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan mengenai nasib sang pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.

( Editor : Saldi / Juwita )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriguru asnheadlineInfoJombangjombang
ShareTweetShare
Next Post
Modus ‘Ngetap’ Dini Hari Pakai Dua Barcode, Pengusaha Pom Mini di Tulungagung Diciduk Polisi

Modus 'Ngetap' Dini Hari Pakai Dua Barcode, Pengusaha Pom Mini di Tulungagung Diciduk Polisi

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .