Kediri, jurnalmataraman.com – Puluhan petani di Desa Kiping Kecamatan Gondang, Tulungagung melakukan penyemprotan massal tanaman padi sebagai upaya mengendalikan serangan hama wereng yang sempat meluas pada Agustus lalu.
Penyemprotan dilakukan menggunakan pestisida bantuan dari Dinas Pertanian Tulungagung. Dua kelompok tani di Desa Kiping memperoleh 20 botol pestisida berbahan aktif dimehipo yang kemudian dibagikan merata kepada petani.
Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Kiping, Esti Wahyuni menjelaskan bahwa sebelumnya petani setempat kerap melakukan penyemprotan dengan dosis tinggi untuk menekan populasi wereng. Namun cara tersebut dinilai berisiko karena dapat menyebabkan hama kebal terhadap pestisida.
“Penyuluh pertanian menganjurkan penggunaan dosis rendah terlebih dahulu secara bertahap. Selain itu, konsep pengendalian hama terpadu juga bisa diterapkan, misalnya dengan menghadirkan musuh alami seperti kumbang koksi melalui tanaman refugia,” ujar Esti.

Meski begitu, mayoritas petani hingga kini masih mengandalkan pestisida sebagai cara utama mengendalikan hama. Saat ini, kelompok tani di Desa Kiping menggarap sawah seluas 52 hektare dengan kondisi tanaman yang relatif stabil. Penyemprotan massal yang sudah keempat kalinya ini diharapkan mampu mencegah populasi wereng kembali meluas serta menjaga produktivitas padi hingga panen tiba.
(editor : Alfian & Wahyu Adi)



