Kediri, jurnalmataraman.com – Setelah melepas sepuluh pemainnya, Persik Kediri kembali membuat keputusan besar dengan tidak memperpanjang kontrak pelatih kepala asal Portugal, Divaldo Alves. Kabar ini diumumkan secara resmi melalui akun Instagram Persik Kediri pada Minggu malam(15/6).
Dalam pernyataan resmi tersebut, manajemen Persik menyampaikan terima kasih atas dedikasi Divaldo selama menukangi tim di penghujung kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Keputusan ini sekaligus mengakhiri kerja sama pelatih berusia 46 tahun itu dengan tim berjuluk Macan Putih.
Divaldo Alves bukan sosok asing di tubuh Persik Kediri. Ia pertama kali menangani tim pada Liga 1 musim 2022/2023, menggantikan Javier Roca. Kemudian, pada April 2025, ia kembali dipercaya menukangi Persik untuk kedua kalinya, setelah klub memutus kerja sama dengan pelatih sebelumnya, Marcelo Rospide.
Dalam tujuh laga terakhir musim lalu yang dipimpin Divaldo, Persik Kediri mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kali kalah. Meski tidak mencatatkan hasil gemilang, pelatih asal Portugal ini berhasil mengantar Persik bertahan di kasta tertinggi dengan menempati peringkat ke-12 klasemen akhir, mengumpulkan 41 poin.
Sebelum melepas Divaldo, Persik Kediri juga mengumumkan perpisahan dengan sepuluh pemainnya. Mereka adalah Riyatno Abiyoso, Dede Sapari, Ousmane Fane, Ramiro Fergonzi, Ze Valente, Didik Wahyu, Brendon Lucas, Majed Osman, Geril Kapoh, dan Hamra Hehanusa.
Keputusan besar yang diambil manajemen Persik ini menjadi sinyal awal dari perombakan skuat menjelang persiapan musim baru Liga 1. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai siapa sosok yang akan mengisi kursi pelatih kepala Persik Kediri selanjutnya.
( Editor : Nando & Trias M.A )



