Kediri,jurnalmataraman.com – Perombakan skuad ekstrem resmi dilakukan oleh Persik Kediri jelang bergulirnya kompetisi musim 2026-2027. Tim berjuluk Macan Putih tersebut melakukan “cuci gudang” dengan melepas 22 pemainnya sekaligus, baik dari status habis kontrak maupun peminjaman. Ironisnya, di tengah eksodus besar-besaran para pemain tersebut, manajemen Persik Kediri hingga kini belum mengumumkan satu pun rekrutan anyar untuk mengisi kekosongan skuad.
Berdasarkan data yang dihimpun, 22 pemain yang dipastikan angkat koper dari Kediri terdiri dari berbagai lini dan kategori, mulai dari pilar lokal senior, pemain muda potensial, hingga legiun asing.
Di deretan pemain lokal sarat pengalaman, Persik tak lagi memperpanjang masa bakti nama-nama beken seperti Vava Mario Yagalo, Yusuf Meliana, M. Supriyadi, Novri Setiawan, Henhen Herdiana, Rezaldi Hehanussa, dan Hamra Hehanussa. Selain itu, Yandi Sofyan, Irkham Mila, M. Firli, Gavin Kwan, hingga gelandang berlabel timnas, Syahrian Abimanyu, juga dipastikan hengkang.
Tak cukup sampai di situ, perombakan juga menyentuh barisan pemain muda. Nama-nama seperti Rifqi Ray, Haikal Rihka, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, Hugo Samir, dan Zidane Afreza turut dilepas oleh manajemen. Untuk slot pemain asing, Macan Putih tampaknya ingin mencari darah baru. Empat penggawa impor, yakni Rodrigo Dias, Telmo Castanheira, Andrian Luna, dan penjaga gawang Leo Navachio, dipastikan tidak akan kembali merumput di Stadion Brawijaya musim depan.
Hingga pertengahan Juli ini, belum ada pernyataan atau pengumuman resmi dari manajemen klub yang bermarkas di Stadion Brawijaya tersebut mengenai siapa pemain yang akan dipertahankan, maupun siapa saja bintang baru yang akan merapat. Situasi ini praktis membuat kerangka tim Persik untuk musim depan masih menjadi teka-teki besar bagi para Persikmania.
( Editor : Afif/Farid )




