Blitar, jurnalmataraman.com – Inilah proses perataan rumput lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar, yang sudah berjalan hampir satu bulan dan tinggal menunggu hasil akhir. targetnya pada 15 Oktober mendatang perbaikan akan selesai dan akan digunakan Arema FC menjamu malut United pada 19 Oktober 2024.
Stadion Supriyadi yang kini menjadi stadion pertandingan Home Arema FC Malang sudah dipergunakan dua kali pertandingan yakni Arema FC melawan Dewa United, dan Borneo FC. Namun sejumlah official pelatih memprotes kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang tidak rata, sehingga pertandingan sepakbola tidak berjalan normal.
hal itu memaksa official Arema FC meminta kepada PT Liga Indonesia Baru, selaku operator Liga 1 Indonesia untuk mengubah jadwal tuan rumah menjadi pertandingan awal serta dilakukannya perbaikan pada lapangan Stadion Supriyadi, saat ini perbaikan tersebut telah mencapai 90 persen dengan target selesai pada 15 Oktober 2024.
Yudi Meira, ketua asosiasi PSSI Kota Blitar yang setiap hari memantau perkembangan perbaikan berharap penggerjaan bisa selesai sesuai deadline, sehingga Arema FC bermain di stadion kebanggaan warga Kota Blitar tersebut, Arema FC yang menjadikan Kota Blitar sebagai Homebase tentunya menjadi nilai positif bagi masyarakat Kota Blitar.
“Pekerjaan sudah mencapai 80-90%, saat ini masih dilakukan perawatan terutama rumput-rumput yang baru di cabuti dan masih pemotongan serta pemupukan supaya tanahnya tidak sekeras kemarin,” ujar Yudi Meira Ketua Askot Pssi Kota Blitar.
Selama masa pemeliharaan pekerja melakukan pemotongan, pemupukan, dan mencabuti rumput liar di lapangan tiap pagi dan sore, pemupukan rumput dilakukan agar kondisi tanah lapangan di Stadion Soepriadi tidak keras seperti sebelumnya.
Penulis: Qithfirul Aziz
Editor: Harumi Ambar Sari



