Kediri, jurnalmataraman.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, para pedagang musiman bendera merah putih di Kabupaten Kediri mulai bermunculan. Meski lapak-lapak bendera dan umbul-umbul tampak berjejer di sejumlah ruas jalan protokol, namun para pedagang mengaku masih sepi pembeli di awal Agustus ini.
Lapak-lapak pedagang bendera sudah mulai terlihat sejak akhir Juli lalu, terutama di kawasan Jalan Ahmad Yani Kota Kediri. Namun antusiasme masyarakat dinilai belum setinggi tahun-tahun sebelumnya.
Adit, salah satu pedagang bendera asal Bandung, Jawa Barat mengatakan bahwa penjualan tahun ini jauh lebih lesu dibandingkan musim kemerdekaan tahun lalu. “Sudah seminggu buka, tapi baru beberapa potong yang laku,” ujar Adit, Minggu (4/8/2025).
Ia menduga penurunan penjualan disebabkan oleh semakin banyaknya masyarakat yang memilih belanja secara daring. Selain itu tren bendera hiburan seperti anime One Piece yang tengah viral di media sosial juga ikut memengaruhi minat masyarakat terhadap bendera nasional.
Adit bersama tiga rekannya rutin merantau ke Kediri setiap bulan Agustus untuk berdagang bendera menjelang HUT RI. Mereka biasanya menetap hingga tanggal 16 Agustus dan membuka lapak setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.
Meski penjualan belum sesuai harapan, Adit dan rekan-rekannya tetap optimis angka pembeli akan meningkat menjelang pertengahan bulan. Mereka berharap masyarakat kembali antusias menyambut peringatan Hari Kemerdekaan dengan memasang bendera merah putih di rumah dan lingkungan masing-masing.
( Editor : Pandu & Trias M.A )



