Tulungagung,jurnalmataraman.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor dengan truk gandeng terjadi pada Kamis siang (12/6) di Jalan Ki Mangun Sarkoro, tepatnya di sebelah utara Kantor Dinas Perikanan Tulungagung. Dalam insiden tersebut, seorang pelajar SMKN 1 Boyolangu, Afrelina Dwi Saputri (17), warga Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, meninggal dunia akibat luka parah pada bagian kepala.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, IPDA Gerry Permana, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha menyalip truk gandeng yang dikemudikan oleh Heri Fananto, warga Desa Bendowulung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
“Pada saat melakukan manuver menyalip, diduga korban tidak memiliki ruang gerak yang cukup sehingga terjadi kecelakaan,” ujar IPDA Gerry. Korban mengalami luka berat setelah terlindas roda depan gandengan truk dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Dokter Iskak Tulungagung untuk keperluan visum serta pemulasaraan jenazah. Polisi memastikan bahwa korban telah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta mengenakan helm saat kecelakaan terjadi.
Selain kendaraan korban dan truk gandeng, tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan ini. Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Kasus kecelakaan ini saat ini tengah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung guna proses lebih lanjut.
(editor : Trias M.A)



