Kediri, jurnalmataraman.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, kesibukan tak hanya terlihat di pasar hewan kurban. Di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri, ratusan bilah pisau dan perkakas potong setiap harinya antre untuk ditajamkan. Bekerja sama dengan Indonesian Blades (komunitas pencinta, pembuat, dan pengguna pisau), Ponpes Lirboyo kembali menggelar aksi sosial berupa jasa asah pisau gratis bagi masyarakat umum.
Setiap harinya, warga maupun panitia kurban dari berbagai masjid berbondong-bondong membawa peralatan sembelih mereka ke lokasi. Mulai dari pisau sembelih, pisau potong, pisau sayat daging, hingga kapak pengeksekusi tulang. Mayoritas perkakas tersebut diakui warga sudah lama tersimpan di gudang dan hanya dikeluarkan setahun sekali saat momentum Idul Kurban tiba, sehingga kondisinya tumpul dan berkarat.
Ketua Panitia Kurban Lirboyo, M. Halim, dan Wakil Indonesian Blades, Didik Eko Yuwono, menjelaskan bahwa inisiatif rutin tahunan ini membawa misi krusial. Selain meringankan beban masyarakat secara cuma-cuma, program ini bertujuan utama memastikan proses penyembelihan hewan kurban memenuhi ketentuan syariat Islam. Penggunaan alat yang benar-benar tajam mutlak diperlukan agar hewan kurban tidak tersiksa saat disembelih, sekaligus memudahkan kerja panitia dalam memproses daging kurban.
Kehadiran layanan ini disambut antusiasme tinggi dari warga sekitar. M. Mahcrus Ali Fikri, salah seorang warga yang memanfaatkan layanan tersebut, mengaku sangat terbantu. “Sangat praktis, tinggal bawa perkakas tumpul ke Ponpes Lirboyo, alat sudah langsung tajam dan siap pakai. Kami jadi tidak bingung lagi soal persiapan alat potong di hari H nanti,” ungkapnya.
Layanan asah pisau gratis ini telah dibuka sejak 21 Mei lalu. Saking tingginya animo masyarakat, panitia rata-rata mampu mengasah sekitar 200 bilah pisau per harinya. Rencananya, aksi sosial ini akan terus digelar selama tujuh hari dan ditutup tepat sehari menjelang pelaksanaan salat Idul Adha. Mengacu pada tren tahun-tahun sebelumnya, panitia memproyeksikan total pisau yang berhasil ditajamkan tahun ini akan kembali menembus lebih dari 1.000 bilah.
(Editor : Saldi / Firman )



