Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pasokan Seret Akibat Cuaca Buruk, Cabai Rawit di Kediri Naik Jadi Rp 80 Ribu

by redaksi jurnal mataraman
12 September 2026 | 07:21
Reading Time: 2 mins read
0
Pasokan Seret Akibat Cuaca Buruk, Cabai Rawit di Kediri Naik Jadi Rp 80 Ribu

Kediri, jurnalmataraman.com – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kota Kediri terus mengalami lonjakan yang cukup tajam. Saat ini, harga komoditas utama bumbu dapur tersebut sudah menembus angka Rp 80.000 per kilogram.

Kenaikan harga komoditas berasa pedas ini salah satunya sangat terasa di Pasar Setono Betek. Sebelum melonjak drastis, harga cabai rawit di pasar ini masih berada di kisaran Rp 65.000 per kilogram. Namun, harganya terus merangkak naik secara perlahan dalam beberapa hari terakhir.

Usut punya usut, kenaikan harga ini diduga kuat merupakan imbas langsung dari memburuknya kondisi cuaca. Cuaca buruk dan tidak menentu membuat banyak petani cabai mengalami gagal panen. Akibatnya, pasokan komoditas dari tingkat petani menuju pasar menjadi sangat minim.

Tingginya harga cabai rawit ini pun langsung memukul angka penjualan para pedagang di lapangan. Warga yang biasanya membeli dalam jumlah normal kini memilih menahan diri dan mengurangi takaran belanjaan mereka karena harganya yang terlampau mahal.

“Pembeli sekarang mengurangi belanjanya. Kalau biasanya beli satu ons, sekarang cuma beli setengahnya saja, rata-rata pada ngirit belanjaan,” ungkap Hariyana, salah satu pedagang cabai di Pasar Setono Betek.

Hariyana menjelaskan, penurunan daya beli masyarakat ini membuat barang dagangannya menjadi sangat lambat terjual. Jika pada hari biasa ia dengan mudah mampu menjual hingga 3 kilogram cabai rawit, kini penjualannya menurun drastis karena hanya bisa menghabiskan sekitar 1 kilogram saja dalam sehari.

Kini para pedagang pasar hanya bisa bersabar dan berharap agar harga berbagai kebutuhan pokok, khususnya cabai rawit, bisa segera turun dan kembali stabil. Mereka sangat menanti pasokan kembali normal agar perputaran ekonomi di pasar kembali bergeliat dan dagangan mereka kembali laris manis.(Beny Kurniawan)

(Editor: Trias / Tesa)

Tags: berita kediriCabai Rawit di Kediri Naikheadlineinfo kediriKediri
ShareTweetShare
Next Post
Petaka Stop Kontak, Rumah Warga Tulungagung Dilalap Api, Uang Rp 7 Juta Ditemukan Utuh

Petaka Stop Kontak, Rumah Warga Tulungagung Dilalap Api, Uang Rp 7 Juta Ditemukan Utuh

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .