KEDIRI, jurnalmataraman.com – Semangat perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini berpadu dengan aksi nyata pelestarian alam di Kota Kediri, Selasa pagi (21/4). Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin langsung ratusan perempuan dalam kegiatan gowes bersama bertajuk “Kartini Membumi” untuk memperingati Hari Kartini sekaligus Hari Bumi 2026.
Suasana berbeda terlihat di titik start Balai Kota Kediri. Sebanyak 750 peserta yang didominasi kaum perempuan tampak anggun namun tetap tangguh mengayuh sepeda dengan mengenakan kebaya dan berbagai pakaian adat Nusantara. Pemandangan ini merefleksikan sosok Kartini masa kini yang adaptif namun tetap memegang teguh akar budaya.
Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat emansipasi. Ia mengajak kaum perempuan di Kota Kediri untuk terus mengambil peran strategis dalam pembangunan kota di berbagai bidang kehidupan. “Melalui momen ini, kami ingin mengajak seluruh perempuan di Kota Kediri untuk melanjutkan perjuangan RA Kartini. Perempuan harus berdaya, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Mbak Wali.
Rute gowes mengambil jalur ikonik di jantung Kota Kediri. Dimulai dari Balai Kota, para peserta melintasi Jalan Dhoho yang bersejarah, menuju Jalan Yos Sudarso, dan berakhir di kawasan bantaran Taman Brantas. Tidak hanya sekadar berolahraga, agenda “Kartini Membumi” ini sarat akan aksi kepedulian lingkungan. Setibanya di garis finish, Mbak Wali bersama Forkopimda dan perwakilan berbagai organisasi wanita seperti PKK dan GOW melakukan aksi penyisiran Sungai Brantas.
Aksi lingkungan tersebut dilanjutkan dengan penebaran ribuan benih ikan ke aliran Sungai Brantas serta kerja bakti membersihkan bantaran sungai. Langkah ini diambil sebagai simbol harmoni antara pemberdayaan perempuan dan tanggung jawab menjaga ekosistem air. “Hari Kartini tahun ini berdekatan dengan Hari Bumi, maka kami satukan semangatnya. Perempuan memiliki kelembutan namun juga kekuatan untuk menjaga kelestarian alam demi generasi masa depan,” tambah Mbak Wali
Kemeriahan peringatan Hari Kartini dan Hari Bumi 2026 ini ditutup dengan suasana penuh kehangatan. Di bawah naungan Jembatan Brantas, para peserta menikmati sesi ramah tamah dengan iringan alunan lagu tradisional, memperkuat tali silaturahmi antar-elemen masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Kediri.
Editor : Trias / Juwita


