Blitar, jurnalmataraman.com – Cabang olahraga berkuda atau PORDASI Kabupaten Kediri mencatatkan prestasi membanggakan dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-IX. Bertanding di Lapangan Pacuan Kuda Padelegan Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, tim berkuda Kabupaten Kediri tampil dominan dengan meraih total 13 medali.
Rinciannya, PORDASI Kabupaten Kediri berhasil memboyong 4 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu. Dengan pencapaian tersebut, kontingen Kabupaten Kediri berhasil keluar sebagai juara umum pertama di cabang olahraga berkuda Porprov Jatim IX.
Perolehan ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan dengan capaian di Porprov Jatim VIII sebelumnya, di mana Kabupaten Kediri hanya mampu membawa pulang satu medali perunggu. Lonjakan prestasi ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh Ketua Kontingen PORDASI Kabupaten Kediri, Febiantono Ligyarohman.
“Kami sangat bersyukur atas hasil luar biasa ini. Prestasi ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim, mulai dari atlet, pelatih, hingga para pemilik kuda. Kami melakukan persiapan matang selama hampir dua tahun dan memperkuat latihan intensif di tiga minggu terakhir sebelum pertandingan dimulai,” ungkap Febiantono.
Diketahui, sejumlah kuda unggulan disiapkan secara khusus untuk menghadapi event ini. Dari sekian banyak peserta, kuda milik Sentot Djamaluddin tercatat menyumbangkan jumlah medali terbanyak bagi Kabupaten Kediri, sekaligus menjadi kuda andalan dalam tiap putaran pertandingan.

Pencapaian luar biasa ini bukan hanya mengharumkan nama Kabupaten Kediri, namun juga menjadi bukti bahwa olahraga berkuda memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan berprestasi di level yang lebih tinggi di masa mendatang.
(editor : Trias M.A)



