Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

OJK Kediri Telah Lakukan Edukasi Keuangan Kepada 12.708 Warga Diwilayah Kerjanya

by Trias Aldilala
14 Agustus 2026 | 07:22
Reading Time: 2 mins read
0
OJK Kediri Telah Lakukan Edukasi Keuangan Kepada 12.708 Warga Diwilayah Kerjanya

Kediri, jurnalmataraman.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri saat ini memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen OJK dalam mengajak masyarakat memahami sekaligus mampu memanfaatkan produk serta layanan jasa keuangan secara bijak.

Upaya tersebut semakin relevan seiring hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan berada di angka 93,61 persen. Capaian tersebut meningkat dibandingkan SNLIK 2025 yang masing-masing berada pada 66,64 persen dan 92,74 persen.

Hasil SNLIK 2026 menunjukkan adanya kesenjangan literasi keuangan berdasarkan karakteristik masyarakat. Di wilayah perkotaan, indeks literasi keuangan mencapai 72,54 persen, sementara wilayah perdesaan berada di angka 64,42 persen. Dari sisi usia, kelompok 15–17 tahun memiliki indeks literasi 56,04 persen dan kelompok usia 51–79 tahun sebesar 60,01 persen.

Sementara berdasarkan pekerjaan, indeks literasi keuangan kelompok petani/peternak/pekebun/nelayan tercatat 59,75 persen, pelajar/ mahasiswa 62,72 persen, serta masyarakat yang tidak atau belum bekerja sebesar 53,89 persen.

Secara nasional, SNLIK 2026 menjadi salah satu rujukan dalam penyusunan kebijakan, strategi, serta pengembangan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat. OJK bersama LPS dan BPS juga menekankan pentingnya program literasi dan inklusi keuangan yang semakin terarah dan tersegmentasi.

Sementara Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, menyampaikan apresiasi kepada media yang selama ini turut mengambil peran dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi mengenai sektor jasa keuangan kepada masyarakat diwilayah kerjanya.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak, menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan literasi keuangan, terutama kepada kelompok masyarakat yang masih membutuhkan penguatan pemahaman.

“OJK Kediri mengapresiasi peran media dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Kami berharap media dapat terus berperan aktif dalam mendorong percepatan literasi keuangan, khususnya pada segmen masyarakat yang menjadi prioritas,” jelas Ismirani.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, OJK Kediri telah melaksanakan 34 kegiatan edukasi di seluruh wilayah kerja OJK Kediri. Rangkaian kegiatan tersebut telah menjangkau 12.708 peserta dari berbagai kelompok masyarakat.

Kegiatan edukasi tidak hanya diarahkan untuk memperluas jumlah masyarakat yang mendapatkan informasi, tetapi juga menyasar kelompok yang berdasarkan hasil SNLIK 2026 memiliki tingkat literasi maupun inklusi keuangan relatif lebih rendah dibandingkan angka nasional.

Segmen prioritas tersebut meliputi masyarakat yang tinggal di wilayah perdesaan, kelompok usia 15–17 tahun dan 51–79 tahun, masyarakat dengan pendidikan SMP/sederajat ke bawah, serta petani, peternak, pelajar, masyarakat yang tidak atau belum bekerja, dan kelompok pekerja lainnya.

“Kami akan terus memperkuat edukasi keuangan secara berkelanjutan dan menyasar kelompok-kelompok prioritas. Harapannya, masyarakat tidak hanya mengenal produk dan layanan keuangan, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta mampu mengambil keputusan keuangan dengan lebih bijak,” kata Ismirani.

Dengan penguatan edukasi yang dilakukan secara konsisten, OJK Kediri berharap tingkat pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan semakin meningkat, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih cerdas, terlindungi, dan mampu memanfaatkan layanan keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan. (ben)

Tags: berita kediriheadlineKediriOjk kediri
ShareTweetShare
Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .