Tulungagung, jurnalmataraman.com – JTV
Sebuah video yang memperlihatkan insiden kecelakaan lalu lintas di Tulungagung viral di media sosial sejak Minggu (18/5). Dalam video yang diunggah di Facebook itu, narasi yang menyertainya menyebut seorang anggota polisi menabrak pengendara motor saat mengejar pelanggar lalu lintas. Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar oleh pihak Polres Tulungagung.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, memberikan klarifikasi terkait video tersebut. Menurutnya, pelaku kecelakaan dalam video bukanlah anggota kepolisian, melainkan seorang remaja pelanggar lalu lintas yang mencoba kabur saat dihentikan oleh petugas.
“Video itu menyesatkan. Faktanya, yang menabrak warga adalah seorang remaja berinisial H, usia 15 tahun, warga Kecamatan Kalidawir. Ia berboncengan dengan temannya tanpa mengenakan helm dan mencoba kabur ketika dihentikan anggota kami di Pos Polisi Simpang Empat Tamanan,” jelas AKP Taufik.
Dalam pelariannya, tepat di jalan masuk Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, pengendara remaja tersebut menabrak seorang ibu rumah tangga berinisial S, warga setempat, yang tengah mengendarai sepeda motor keluar dari gang.
Ketiga korban — dua remaja dan ibu tersebut — mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung. Polisi yang berada di lokasi segera menghubungi ambulans untuk evakuasi.
Terkait viralnya video dengan narasi yang keliru, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami minta masyarakat lebih bijak bermedia sosial. Periksa dulu kebenaran informasi sebelum ikut menyebarkannya,” tegas AKP Taufik.
Polres Tulungagung juga menegaskan akan terus melakukan penertiban dan edukasi kepada masyarakat, terutama pengendara muda, terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas.
( Editor : Ryan & Trias M.A )



