Trenggalek, jurnalmataraman.com – Seorang siswi SDI Luqman Al Hakim Trenggalek berinisial SA (11) harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soedomo. Korban diduga mengalami gangguan kesehatan serius usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Warga Kecamatan Tugu tersebut dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soedomo pada Rabu (12/8) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah mendapat penanganan darurat, kondisi korban yang terus melemah membuat tim medis memindahkannya ke Ruang Dahlia untuk perawatan lanjutan.
Dokter Spesialis Anak RSUD dr Soedomo Trenggalek dr Riza Maulina SpA mengungkapkan, pasien datang dalam kondisi lemas akibat kehilangan banyak cairan. Pasien tercatat mengalami muntah lebih dari 7 kali dan diare hingga lebih dari 10 kali.
“Kondisi lemas terjadi karena cairan yang keluar melalui muntah dan diare tidak sebanding dengan asupan cairan yang masuk. Setelah mendapat penanganan rehidrasi melalui cairan infus, kondisi pasien berangsur membaik,” kata Riza.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan pasien mengalami gastroenteritis akut, disertai sedikit kenaikan kadar leukosit pada sampel darahnya. Pihak rumah sakit menegaskan jenis bakteri penyebab utama gangguan pencernaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lanjutan. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum mengeluhkan sakit, SA menyantap habis seluruh porsi MBG yang diterimanya dengan salah satu lauk berupa sate ayam. Saat dilakukan pemeriksaan ulang pada Kamis (13/8) pagi, pasien sudah tidak mengalami muntah dan diare, meski masih merasakan mual serta nyeri di bagian ulu hati.
Selain SA, seorang siswa jenjang SMP juga sempat mendatangi IGD RSUD dr Soedomo dengan gejala serupa. Namun, kondisi siswa tersebut langsung membaik usai menerima tindakan rehidrasi cepat di IGD sehingga tidak perlu menjalani rawat inap.
(Editor : Afif / Loris)





