Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Lereng Kelud Waspadai Karhutla, Longsor hingga Banjir, Polres Kediri Siapkan Personel

by redaksi jurnal mataraman
19 September 2026 | 13:17
Reading Time: 2 mins read
0
Lereng Kelud Waspadai Karhutla, Longsor hingga Banjir, Polres Kediri Siapkan Personel

KEDIRI, jurnalmataraman.com – Potensi bencana di kawasan lereng Gunung Kelud menjadi perhatian Polres Kediri bersama relawan dan sejumlah elemen masyarakat. Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana digelar di kawasan lereng Kelud, Sabtu (19/9), untuk memperkuat kesiapan menghadapi berbagai ancaman bencana.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga mengantisipasi potensi longsor dan banjir yang dapat terjadi akibat kondisi geografis Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Dr. Muhammad Wahyudin Latif menegaskan, menghadapi bencana tidak bisa mengandalkan satu pihak. Kesiapan personel dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar penanganan bisa dilakukan secara cepat ketika situasi darurat terjadi.

“Bencana tidak bisa dihadapi sendiri,” tegas Wahyudin.

Menurutnya, kondisi topografi Kabupaten Kediri yang beragam membuat sejumlah wilayah memiliki titik rawan yang membutuhkan perhatian ekstra. Mulai kawasan pegunungan yang berpotensi mengalami karhutla hingga ancaman longsor dan banjir.

Karena itu, sinergi antara kepolisian, TNI, instansi pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan bencana.

Kesiapan dari tingkat desa juga ditunjukkan para relawan Desa Tanggap Bencana (Destana) Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar. Desa tersebut berada di kawasan terdepan lereng Kelud sehingga relawan dituntut selalu dalam kondisi siap siaga.

Ketua Destana Sugihwaras Anang Wianto mengatakan, sebanyak 20 relawan telah disiapkan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Mereka juga mendapatkan pelatihan secara rutin bersama BPBD dan dinas terkait.

“Jumlah kami 20 relawan. Kami terus disiapkan dan dilatih, sehingga ketika ada kejadian kami tidak hanya menunggu, tetapi sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Anang.

Meski kawasan Gunung Kelud sejauh ini relatif aman dari kejadian karhutla besar, Anang menyebut kondisi geografis kawasan hutan tetap menjadi tantangan tersendiri.

Kesiapan relawan di tingkat tapak menjadi bagian penting dalam rantai tanggap bencana. Koordinasi yang semakin solid antara Polres Kediri, BPBD, Destana, dan masyarakat diharapkan membuat kawasan lereng Kelud tak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana. (M. Zainurofi)

(Editor : Trias/Sea)

Tags: info kedirikapolreskathularKedirikelud
ShareTweetShare
Next Post
Panen Raya di Tengah Kemarau, Tulungagung Catat Surplus Beras 72.683 Ton

Panen Raya di Tengah Kemarau, Tulungagung Catat Surplus Beras 72.683 Ton

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .