Tulungagung, jurnalmataraman.com – Suasana Desa Sodo, Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagun, yang biasanya tenang mendadak ramai pada Selasa siang. Ratusan warga dari berbagai usia tampak antusias memadati area sekitar lapangan desa untuk menyaksikan latihan terjun payung yang dilakukan oleh sepuluh prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara.
Suara pesawat yang menderu di langit menjadi tanda dimulainya atraksi tersebut. Satu per satu penerjun tampak melayang turun dengan parasut berwarna mencolok, disambut sorakan riuh warga yang menyaksikan dari bawah. Delapan prajurit berhasil mendarat tepat di area lapangan yang telah ditandai sebagai titik pendaratan, sementara dua penerjun lainnya sedikit meleset dan mendarat di area persawahan di sekitar lokasi.
Setelah mendarat, para prajurit segera membentuk formasi tempur dan melakukan pemeriksaan perlengkapan. Petugas keamanan di lapangan pun mengimbau warga agar tidak terlalu dekat dengan area pendaratan demi menjaga keselamatan bersama.
Salah seorang warga, Indah Widiastuti mengaku sangat terkesan dengan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, pengalaman menyaksikan langsung latihan militer seperti itu merupakan hal langka bagi warga desa.

“Saya baru pertama kali melihat aksi terjun payung dari dekat. Rasanya luar biasa melihat para prajurit begitu tangkas dan tetap tenang meski ada yang mendarat di sawah,” ujarnya sambil tersenyum.
Warga mengaku terhibur dengan aksi para prajurit Kopasgat tersebut. Selain menampilkan ketangkasan dan profesionalisme TNI, kegiatan latihan ini juga dinilai mampu mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat di sekitar lokasi latihan.
(Editor: Lusia & Wahyu Adi)



