Kediri, jurnalmataraman.com – TNI melalui Kodim 0809 Kediri berencana membangun jembatan gantung yang akan menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Kediri. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat.
Warga Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri dalam waktu dekat akan memiliki akses penghubung antar kecamatan yang selama ini belum tersedia. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh jalur memutar dengan jarak cukup jauh untuk menuju wilayah seberang sungai. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar.
Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Inf Ragil Jaka Utama menjelaskan bahwa Jembatan Gantung Garuda akan dibangun di Desa Keling, Kecamatan Kepung tepatnya di atas Sungai Kembangan. Infrastruktur tersebut nantinya menghubungkan Desa Keling, Kecamatan Kepung, dengan Desa Klampisan, Kecamatan Kandangan.

“Jembatan gantung ini akan menghubungkan dua kecamatan. Selain memperpendek jarak tempuh warga, keberadaannya juga sangat membantu puluhan siswa yang selama ini harus melintasi jalan besar dan memutar lebih dari empat kilometer untuk berangkat dan pulang sekolah,” ujar Letkol Inf Ragil Jaka Utama.
Ia menambahkan, kehadiran jembatan ini tidak hanya meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga memberikan kebahagiaan tersendiri bagi warga, khususnya para pelajar karena akses yang lebih aman dan efisien.
Sementara itu, Anom Suroso perwakilan dari Vertical Rescue Indonesia, menjelaskan bahwa Jembatan Gantung Garuda dirancang untuk digunakan oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki. “Jembatan ini menggunakan konsep deadman dengan sistem jangkar atau anchoring. Panjang lintasan sekitar 40 meter dengan lebar 1,2 meter,” terangnya.
(Editor : Alfian & Wahyu Adi)



