Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home BLITAR

Kisah Haru Kakak Beradik Lansia di Blitar, Menanti 9 Tahun, Berangkat Haji Bersama Meski Tanpa Istri

by Qithfirul Aziz
22 April 2026 | 15:05
Reading Time: 2 mins read
0
Kisah Haru Kakak Beradik Lansia di Blitar, Menanti 9 Tahun, Berangkat Haji Bersama Meski Tanpa Istri

BLITAR, jurnalmataraman.com – Momen haru sekaligus bahagia menyelimuti kediaman Slamet Azali (86) dan adiknya, Damanhuri (83). Setelah menanti selama sembilan tahun, kakak beradik asal Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar ini akhirnya dipastikan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026.

Slamet Azali tercatat sebagai jemaah haji tertua dari Kota Blitar untuk keberangkatan tahun ini. Meski usianya hampir menginjak sembilan dekade, kakek yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini tampak begitu bugar dan bersemangat. Ia mengaku sudah tidak sabar untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut. “Saya sudah sangat siap dan tidak sabar untuk segera menjalankan ibadah haji,” ungkap Mbah Slamet, sapaan akrabnya.

Persiapan fisik pun telah dilakukan secara matang. Mbah Slamet menyatakan dirinya siap menjalani rangkaian ibadah yang menguras energi di Tanah Suci. Selain rutin menjaga kondisi tubuh, ia juga telah menyiapkan perbekalan khusus berupa jamu atau minuman tradisional untuk menjaga stamina selama berada di Arab Saudi.

Keberangkatan ini merupakan buah dari kesabarannya menabung selama puluhan tahun dari hasil keringat bertani. Ia mendaftarkan diri sejak tahun 2016 lalu. Selama mengikuti rangkaian manasik haji, Mbah Slamet mengaku tidak menemui kendala berarti dan optimis bisa menjalankan seluruh aktivitas ibadah secara mandiri.

Kebahagiaan Mbah Slamet terasa kian lengkap karena ia akan berangkat bersama sang adik, Damanhuri. Namun, di balik rasa syukur tersebut, terselip cerita haru dari sang adik. Awalnya, Damanhuri dijadwalkan berangkat bersama istri tercintanya. Sayangnya, takdir berkata lain, sang istri telah berpulang ke rahmatullah tiga bulan yang lalu.

Lantaran waktu keberangkatan yang sudah sangat dekat, porsi haji almarhumah istrinya tidak dapat diwakilkan kepada sang anak. Meski harus berangkat tanpa pendamping hidup, Damanhuri tetap teguh mempersiapkan hati dan fisiknya demi menuntaskan niat suci yang telah lama mereka rencanakan bersama. Bagi kakak beradik ini, keberangkatan haji tahun ini adalah jawaban atas doa panjang mereka. Tak ada permintaan muluk yang mereka siapkan, keduanya hanya berharap niat tulus mereka diterima sebagai haji yang mabrur dan diberikan kelancaran selama berada di rumah Allah.

Editor : Trias / Sea

Bagikan di Media Sosial
Tags: Blitarheadlineinfo kediriKedirikota Kediri
ShareTweetShare
Next Post
Tekan Pengangguran, Pemkab Kediri Buka Akses dan Kerja Sama Magang ke Jepang

Tekan Pengangguran, Pemkab Kediri Buka Akses dan Kerja Sama Magang ke Jepang

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .