Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ketertiban Berlalu Lintas Turun, Angka Kecelakaan di Tulungagung Naik 5 Persen

by Editor
2 Maret 2022 | 13:50
Reading Time: 2 mins read
0
Ketertiban Berlalu Lintas Turun, Angka Kecelakaan di Tulungagung Naik 5 Persen
Pengendara motor yang tidak menggunakan helm di wilayah rawan kecelakaan Tulungagung.

Tulungagung, Jurnalmataraman.com, Angka kecelakaan di Tulungagung mengalami kenaikan akibat menurunya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas. Oleh karena itu, Polres Tulungagung akan memulai kembali penertiban dengan melakukan penegakan hukum dalam operasi keselamatan semeru 2022.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto mengatakan, dari berbagai survei menunjukan bahwa adanya penurunan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas. Survei juga menunjukan bahwa angka kecelakaan cenderung naik.

“Karena mungkin sudah banyak pelonggaran aktivitas dan masih banyak masyarakat yang masih melanggar aturan lalu lintas maka meningkatkan angka kecelakaan. Hal ini berbeda dengan tahun lalu,” tuturnya.

Untuk mengembalikan kesadaran berlalu lintas, Handono menjelaskan akan melakukan penegakan hukum berupa tilang. Seperti pengemudi di bawah umur, melanggar arus, tidak menggunakan helm, tidak ada kelengkapan surat dan lain sebagainya.

“Daerah yang menjadi atensi ada di jalur protokol dan wilayah yang sering terjadi kecelakaan,” jelasnya.

Dalam operasi keselamatan semeru, Polres Tulungagung akan menunrunkan 90 personil dibantu dengan petugas Dishub Tulungagung serta Satpol PP Tulungagung.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Bayu Agustian menambahkan, angka kecelakaan di Tulungagung memang naik sekitar 5 persen jika dibandingkan tahun lalu.

“Rata-rata penyebab kecelakaan disebabkan akibat human eror dalam berlalu lintas. Seperti tidak menggunakan helm hingga pengemudi yang mabuk,” tambahnya.

Bayu mengungkapkan, terkait wilayah blank spot berada di jalan pahlawan, ngantru dan ngunut. (mj/ham)

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlineTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Wali Kota Kediri Hadiri Hari Jadi Ke-3 SAROJA

Wali Kota Kediri Hadiri Hari Jadi Ke-3 SAROJA

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .