Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kenaikan BBM, Pemkab Tulungagung Gelontorkan Bansos Rp 5,7 Miliar

by Editor
12 September 2022 | 15:29
Reading Time: 2 mins read
0
Kenaikan BBM, Pemkab Tulungagung Gelontorkan Bansos Rp 5,7 Miliar

Tulungagung, Jurnalmataraman.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung akan mengalokasikan anggaran senilai Rp5,7 Miliar untuk bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat agar Pemerintah Daerah (Pemda) mengalokasikan sebesar dua persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2022 yang dimiliki Tulungagung untuk menekan dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM.Dia menyebut, dua persen anggaran dari DAU yang dimiliki Pemkab Tulungagung tersebut senilai Rp5,7 Miliar.

“Memang instruksi dari Pemerintah Pusat, dua persen DAU yang kami miliki itu senilai Rp5,7 Miliar,” katanya, Senin, (12/9/2022).

Maryoto menjelaskan, nantinya anggaran tersebut digunakan untuk memberikan bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak akibat kenaikan harga BBM.Pihaknya mengaku, akan melakukan pendataan dan sinkronisasi data masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut.

“Nanti akan didistribusikan untuk BLT, akan kami sinkronisasikan antara data yang ada dari Kemensos yang terdaftar di BPNT maupun yang belum terakomodir,” jelasnya.

Disinggung soal besaran yang akan diberikan untuk penerima BLT yang bersumber dari DAU tersebut. Maryoto menuturkan, besaran nominal BLT tersebut senilai Rp150 per bulan.”Kalau besarannya Rp150 ribu. Nanti akan kami hitung lagi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Maryoto menegaskan, untuk menekan angka inflasi daerah, pihaknya mengaku akan melakukan kolaborasi dengan daerah-daerah lain untuk mengetahui kekurangan masing-masing daerah dengan harapan bisa menjalin sinergi yang baik.

“Selain itu kami juga menganjurkan ke masyarakat supaya menanam tanaman yang cepat panen. Kami lakukan intervensi untuk hal itu,” pungkasnya.

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlineTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Mantan Kuli di Tulungagung Tembus Pasar Internasional Lewat Kostum Robot

Mantan Kuli di Tulungagung Tembus Pasar Internasional Lewat Kostum Robot

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .