Kediri, jurnalmataraman.com – Persiapan Stadion Brawijaya, Kota Kediri, untuk menyambut bergulirnya kompetisi sepak bola musim 2026-2027 terus dikebut. Sejumlah pekerjaan fisik dan pembenahan fasilitas penunjang diintensifkan agar markas skuad Macan Putih ini sepenuhnya memenuhi standar kelayakan pertandingan tingkat nasional.
Salah satu fokus pekerjaan utama yang saat ini tengah digeber oleh panitia pelaksana adalah pembenahan sistem pencahayaan stadion. Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri Tri Widodo menyebutkan, dari delapan titik lampu yang sebelumnya sempat mengalami gangguan teknis, enam di antaranya kini sudah berhasil diperbaiki dan kembali menyala normal.
“Sementara untuk dua titik lampu lainnya memang sempat terkendala karena komponen trafonya yang mengalami kerusakan,” ungkap Widodo terkait progres perbaikan pencahayaan markas Persik Kediri tersebut.
Selain mengebut perbaikan fasilitas penerangan, perwajahan tribune Stadion Brawijaya juga mendapat sentuhan pembenahan. Panitia saat ini tengah fokus melakukan pemasangan kursi penonton atau single seat. Kapasitas kursi tunggal yang disiapkan untuk memanjakan para suporter setia Persik Kediri tersebut ditargetkan mencapai 2.000 unit.
Menurut Widodo, progres pekerjaan instalasi ribuan kursi penonton tersebut berjalan relatif cepat. Pihaknya optimistis seluruh rangkaian pemasangan single seat ini dapat rampung sesuai target waktu yang telah ditentukan, yakni pada 24 Agustus mendatang.
Setelah seluruh tahapan perbaikan fisik dan peningkatan fasilitas penunjang ini selesai dikerjakan, Stadion Brawijaya diharapkan tampil lebih representatif. Dengan begitu, stadion legendaris di Kota Tahu tersebut akan semakin siap dan aman digunakan untuk menggelar laga-laga kandang tensi tinggi pada kompetisi musim baru mendatang. (Reporter: Beny Kurniawan)
(Editor: Trias / Atha)




