Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jenazah Een Jumianti Tiba di Rumah Duka, Keluarga Harapkan Hukuman Setimpal untuk Pelaku

by Agus Bondan
3 Desember 2024 | 11:24
Reading Time: 2 mins read
0
Jenazah Een Jumianti Tiba di Rumah Duka, Keluarga Harapkan Hukuman Setimpal untuk Pelaku

Mahasiswi Asal Tulungagung Korban Pembunuhan Di Bangkalan Dimakamkan ( Foto : Agus Bondan )

Tulungagung, jurnalmataraman.com, Jenazah Een Jumianti, korban pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Bangkalan, tiba di rumah duka di Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, pada Senin malam (3/12/2024). Kepergian Een meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama orang tua yang harus kehilangan anak satu-satunya. Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah Een disalatkan dan dilakukan doa bersama oleh keluarga dan warga setempat, sebelum akhirnya diberangkatkan menuju pemakaman umum setempat untuk dimakamkan.

Kepala Desa Purworejo, Sudarto, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Een. Ia juga menambahkan bahwa korban merupakan anak tunggal dari pasangan Zainul Mudofi dan Sri Rahayu. “Kepergian Een merupakan pukulan berat bagi keluarga. Kami berharap pelaku dapat dihukum setimpal dengan perbuatannya,” ujar Sudarto.

Terkait dengan kasus ini, Sudarto menyebutkan bahwa pihak keluarga telah berkomunikasi dengan Kapolres Bangkalan dan Rektor Universitas Bangkalan untuk membentuk Satgas guna penanganan kasus ini. “Saat ini pelaku masih dikenakan pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tambah Sudarto.

Sebelumnya, Een ditemukan tewas di dekat gudang kosong di Kabupaten Bangkalan, dengan luka bacok dan kondisi tubuh yang terbakar. Pelaku, yang tak lain adalah kekasih korban, Mohammad Maulidi Al Izhaq, mengaku membunuh Een karena merasa tertekan untuk mempertanggungjawabkan kehamilan yang dialami oleh korban.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini, sementara keluarga dan warga setempat terus berharap agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Penulis : Agus Bondan

Editor : Faisal Firdaus

Ikuti WhatsApp Channel JTV Kediri dan dapatkan informasi terbaru dengan klik link berikut s.id/jtvkediriwa

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlinepembunuhanTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Pj Walikota Kediri Zanariah Hadiri Acara Hari Disabilitas Internasional 2024 di Kota Kediri

Pj Walikota Kediri Zanariah Hadiri Acara Hari Disabilitas Internasional 2024 di Kota Kediri

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .