Kediri, jurnalmataraman.com – Memasuki fase krusial menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri bergerak cepat memastikan stabilitas pangan di lapangan. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Satgas Pangan Polres Kediri Kota, serta OPD terkait, pemantauan intensif dilakukan di sejumlah titik vital, mulai dari Pasar Tradisional Bandar hingga pasar modern (minimarket).
Langkah ini diambil untuk memetakan ketersediaan stok sekaligus memantau pergerakan harga bahan pokok (bapok) agar tetap dalam jangkauan masyarakat sebelum lonjakan permintaan terjadi saat bulan puasa.
Kepala Disperdagin Kota Kediri, M. Ridwan, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pokok di wilayah Kota Kediri secara umum masih dalam kondisi aman. Namun, ia mengakui adanya tren kenaikan pada komoditas tertentu.
“Secara umum ketersediaan bahan pokok di Kota Kediri dalam kondisi aman. Meskipun, kami mencatat ada beberapa komoditas yang mulai mengalami kenaikan harga, salah satunya adalah cabai,” jelas M. Ridwan.
“Kami terus memantau pergerakan harga setiap harinya. Koordinasi dengan Satgas Pangan terus diperkuat untuk memastikan tidak ada hambatan pada rantai distribusi,” M. Ridwan, Kepala Disperdagin Kota Kediri.
Sebagai langkah konkret stabilisasi harga dan menjaga daya beli warga, Pemkot Kediri telah menyiapkan agenda intervensi pasar yang masif. Tidak tanggung-tanggung, puluhan titik telah dijadwalkan untuk menjadi lokasi penyediaan pangan murah.
Sepuluh titik telah disiapkan untuk penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM). Selain itu, Operasi Pasar Murah (OPM) juga akan disebar di 15 lokasi berbeda selama bulan Ramadan berlangsung.
Upaya ini merupakan hasil sinergi lintas instansi antara Pemkot Kediri, kepolisian, dan dinas terkait. Tujuannya satu: memastikan masyarakat dapat menyambut dan menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dihantui kekhawatiran terkait kelangkaan atau lonjakan harga pangan yang tidak wajar.
Dengan komitmen menjaga stabilitas harga ini, diharapkan inflasi di Kota Kediri tetap terjaga dan kenyamanan beribadah masyarakat menjadi prioritas utama.
(Editor : Trias M.A)



