Kediri, jurnalmataraman.com – Libur panjang kompetisi selama hampir tiga pekan tidak dimanfaatkan tim Persik Kediri untuk bersantai. Klub berjuluk Macan Putih ini justru memilih menggembleng kondisi fisik para pemainnya demi menyongsong lanjutan kompetisi Super League. Program latihan pekan ini difokuskan penuh pada aspek kebugaran skuad. Tim pelatih bertekad memastikan seluruh penggawa berada dalam kondisi puncak saat kompetisi resmi bergulir kembali.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menjelaskan bahwa jeda waktu yang cukup panjang merupakan momentum berharga untuk pembenahan internal. Meski kebugaran anak asuhnya dinilai sudah memadai, pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan masih ada ruang peningkatan yang harus dioptimalkan. “Kami memanfaatkan jeda kompetisi ini untuk terus mendongkrak kondisi fisik pemain. Kondisi yang ada saat ini sudah cukup baik, tetapi kami yakin masih bisa ditingkatkan ke level yang lebih maksimal,” ujar Marcos saat ditemui di sela sesi latihan.
Penggenjot fisik tersebut berkaitan erat dengan filosofi dan karakter permainan yang ingin diusung Persik. Marcos menginginkan anak asuhnya mampu bermain dengan intensitas tinggi, terutama saat menerapkan pressing ketat serta skema bertahan yang agresif.
Sejauh ini, tingkat kebugaran para pemain menunjukkan catatan yang memuaskan berdasarkan rangkaian evaluasi internal. Dua penggawa Persik, Imanol dan Ernesto, bahkan mencatatkan hasil tes fisik tertinggi di antara rekan-rekan seimnya. “Kendati hasil tes pemain menunjukkan tren positif, kami memastikan program peningkatan fisik akan terus berjalan sepanjang masa jeda. Target kami seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik dalam tiga pekan ke depan,” pungkas Marcos. (Beny Kurniawan)
Editor: (Trias/Alfa)


