Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jaga Kelestarian Cagar Budaya dan Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri, Pemkot Kediri Bersihkan Sampah di Kaki Jembatan Lama

by Beny Kurniawan
18 Februari 2026 | 10:34
Reading Time: 2 mins read
0
Jaga Kelestarian Cagar Budaya dan Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri, Pemkot Kediri Bersihkan Sampah di Kaki Jembatan Lama

Kediri, jurnalmataraman.com – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan kegiatan pembersihan di area kaki Jembatan Lama, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan dari Kementerian Dalam Negeri dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, yakni Jasa Tirta, Dinas Pekerjaan Umum (PUPR), BPBD, serta DLHKP Kota Kediri.

“Kegiatan hari ini bertujuan untuk membersihkan tumpukan sampah dan bambu di kaki-kaki Jembatan Lama. Selain menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, ini juga sebagai upaya Pemerintah Kota Kediri dalam menjaga kelestarian cagar budaya Jembatan Lama,” ujarnya.

Sebanyak kurang lebih 40 personel dikerahkan dalam kegiatan ini. Pembersihan dilakukan secara manual dengan cara mengurai tumpukan sampah dan bambu, kemudian dihanyutkan ke aliran Sungai Brantas untuk selanjutnya diangkat di Bendungan Waruturi oleh pihak Jasa Tirta.

Indun menjelaskan, tumpukan bambu ini merupakan kiriman dari wilayah selatan, terutama saat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut menjadi rutinitas tahunan yang perlu penanganan berkelanjutan.

“Kondisinya memang cukup banyak. Kalau musim hujan, kiriman bambu dari selatan selalu kita terima. Hari ini kita lakukan penguraian,” jelasnya.

Terkait upaya jangka panjang, pihaknya bersama Dinas PUPR tengah mengkaji langkah antisipatif agar bambu-bambu ini tidak kembali menumpuk di area kaki jembatan.

“Ke depan akan dirumuskan langkah-langkah strategis yang bersifat jangka panjang agar kejadian serupa bisa diminimalkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menegaskan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam kegiatan ini.

“Yang kami tekankan kepada anggota adalah mengutamakan keselamatan. Semua perlengkapan pengaman digunakan, apalagi arus sungai cukup deras,” tegasnya.

BPBD mengerahkan 10 personel, dilengkapi dengan dua perahu karet untuk mendukung proses evakuasi dan pembersihan. Meski arus sungai cukup deras, kegiatan tetap berjalan aman dan lancar berkat koordinasi lintas instansi.

“Kendala utama arus yang agak deras, tapi masih aman. Alhamdulillah kolaborasi semua pihak sangat luar biasa,” pungkas Joko.

Kegiatan ini ditargetkan selesai dalam satu hari, mengingat keesokan harinya telah memasuki bulan suci Ramadan.

(Editor : Saldi)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriinfo kediriJembatanKediri
ShareTweetShare
Next Post
Sempat Dikira Tak Wajar, Pria Lansia di Campurdarat Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kursi Ruang Tamu

Sempat Dikira Tak Wajar, Pria Lansia di Campurdarat Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kursi Ruang Tamu

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .