Kediri, jurnalmataraman.com – Persis Solo bertekad mencuri poin saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League meski kondisi tim belum sepenuhnya ideal. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu datang ke Kediri dengan modal kurang baik setelah sebelumnya menelan kekalahan telak 1-5 dari Dewa United.
Selain hasil minor tersebut, Persis Solo juga harus tampil tanpa dua pemainnya, Sho Yamamoto dan Fuad Sule, yang absen akibat sanksi larangan bermain. Kondisi ini membuat tantangan Persis kian berat saat menghadapi Persik Kediri yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Meski demikian Pelatih Persis Solo Milomir Seslija menegaskan kesiapan anak asuhnya menghadapi tim berjuluk Macan Putih. Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu berharap timnya mampu bangkit dan membawa pulang poin dari Stadion Brawijaya.
“Kami siap menghadapi Persik Kediri. Para pemain memahami situasi tim saat ini dan memiliki tekad untuk segera bangkit,” ujar Milomir Seslija.
Pelatih berusia 61 tahun tersebut mengungkapkan, tim kepelatihan telah melakukan evaluasi menyeluruh dan memperbaiki sejumlah persoalan yang selama ini menjadi kendala performa tim. Menurutnya, hasil evaluasi itu menjadi modal penting untuk meningkatkan penampilan Persis Solo ke depan.

“Kami sudah mengidentifikasi sumber masalah tim. Para pemain sepakat untuk berbenah dan mencari solusi cepat agar performa bisa segera membaik,” tambahnya.
Sejauh ini, Muhammad Riyandi dan rekan-rekan masih tertahan di dasar klasemen sementara. Persis Solo baru mengoleksi tujuh poin hasil dari satu kemenangan, empat kali imbang, dan sembilan kekalahan. Satu-satunya kemenangan tim asal Kota Batik tersebut diraih pada awal musim saat mengalahkan Madura United dengan skor 2-1.
(Editor : Fajar & Wahyu Adi)



