Kediri, jurnalmataraman.com – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat kepedulian sosial. Hal itu dilakukan istri Presiden keempat RI, Sinta Nuriyah Wahid, dengan mengunjungi Rumah Lansia Ibu dan Anak Gusdurian di Mojokutho, Kecamatan Pare.
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka silaturahmi sekaligus berbagi kepedulian kepada para penghuni rumah lansia pada Ramadan 1447 Hijriah. Kehadiran Sinta Nuriyah disambut hangat para lansia dan relawan. Suasana berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan.
Istri Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu berharap para lansia dapat tinggal dengan nyaman dan menjalankan ibadah dengan tenang. Ia juga berpesan kepada para pengurus dan relawan agar terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam merawat para penghuni.
“Merawat lansia bukan hanya soal menyediakan tempat tinggal, tetapi juga menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan penghormatan kepada mereka yang telah lebih dahulu menjalani kehidupan,” ujarnya.
Ketua Komunitas Gusdurian Mojokutho, Anugrah Yunianto, mengatakan Rumah Lansia Ibu dan Anak Gusdurian didirikan sebagai ruang kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya para lansia yang tidak lagi memiliki tempat tinggal maupun keluarga yang merawat.
Menurutnya, keberadaan rumah lansia tersebut menjadi wujud nyata semangat berbagi dan nilai kemanusiaan yang terus dijaga, terlebih pada momentum Ramadan.
(Editor : Saldi)



