Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Haul Bung Karno, Mas Dhito: Momentum Jaga Persatuan, Saling Merangkul Membangun Bangsa

by M. Zainurofi
21 Juni 2025 | 20:58
Reading Time: 2 mins read
0
Haul Bung Karno, Mas Dhito: Momentum Jaga Persatuan, Saling Merangkul Membangun Bangsa

Blitar, jurnalmataraman.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut Haul Ke-55 Bung Karno menjadi momen silaturahmi bagi seluruh elemen anak bangsa untuk tetap menjaga semangat persatuan.

Hal itu disampaikan bupati yang akrab dengan sapaan Mas Dhito tersebut saat menghadiri ziarah kebangsaan dalam rangka Haul ke-55 Bung Karno di kompleks makam Sang Proklamator, Kota Blitar, Sabtu (21/6).

Menurut Mas Dhito, Bung Karno meninggalkan pesan yang harus dipahami bersama mengenai ancaman yang akan dihadapi bangsa Indonesia pasca kemerdekaan.

Pesan yang dimaksud yakni ucapan Bung Karno berbunyi ‘Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.’

“Maka dalam momen ini kita kumpul lintas partai, lintas elemen, supaya di Indonesia ini kita tidak perlu bermusuh-musuhan dengan siapapun. Waktunya kita (saling) merangkul membangun bangsa,” katanya.

Mas Dhito berharap pesan penting Bung Karno itu bisa dirasakan dan tetap dijaga oleh seluruh elemen yang hadir dan seluruh masyarakat Indonesia. Melalui semangat untuk menjaga persatuan, diharapkan dapat mencegah friksi antar satu dengan yang lain.

Dalam acara ziarah kebangsaan itu, dari berbagai elemen masyarakat yang ada termasuk dari partai politik, hadir pula Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk memberikan tausiah kebangsaan.

Nasaruddin menyebut sejarah tidak bisa melupakan orang besar. Bung Karno menurutnya merupakan tokoh besar karena jasa-jasanya dalam memerdekakan bangsa Indonesia.

Untuk itu, lanjut Nasaruddin, telah menjadi kewajiban moral masyarakat Indonesia yang telah menikmati kemerdekaan untuk terus mengenang sosok Bung Karno.

“Beliau adalah pencipta sejarah besarnya Indonesia, maka itu wajar kalau kita bersama-sama mendoakan. Kita hidup merdeka seperti ini karena jerih payahnya,” tuturnya.

(editor : Trias M.A)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita blitarbung karnoMakam bung karnaMas dhoto nyekar makam bung karnoNyekar kebangsaan pdiNyekar makam bung karnoPDI PerjuanganSoekarno
ShareTweetShare
Next Post
Persik Kediri Rekrut 5 Pemain Baru, Perkuat Skuad untuk Liga 1 2025/2026

Persik Kediri Rekrut 5 Pemain Baru, Perkuat Skuad untuk Liga 1 2025/2026

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .