Kediri, jurnalmataraman.com – Tren investasi logam mulia di Kota Kediri menunjukkan fenomena menarik pasca-Hari Raya Idul Fitri. Meski harga emas terus merangkak naik, minat beli masyarakat justru mengalami peningkatan signifikan. Di kantor cabang Pegadaian Kota Kediri, warga bahkan rela mengantre demi mengamankan aset dalam bentuk emas batangan.
Kenaikan harga ini dipicu oleh eskalasi isu global serta tingginya permintaan domestik setelah masa libur Lebaran usai. Jika sebelumnya harga emas berada di kisaran Rp 2,7 juta per gram, saat ini angkanya telah menyentuh Rp 2,9 juta per gram.”Usai hari raya, harga logam mulia memang mengalami kenaikan. Namun, kenaikan harga ini justru diikuti dengan tingginya minat beli masyarakat,” ujar Yuli Kurniawan Syah Putra, Marketing Pegadaian Kota Kediri.
Fenomena ini merupakan pembalikan arus dibanding periode sebelum Lebaran. Jika pada masa menjelang hari raya warga cenderung menjual perhiasan atau emas mereka untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan akomodasi mudik, kini kondisinya berbalik. Warga mulai kembali mengalokasikan dana sisa Lebaran untuk berinvestasi.
Catatan dari pihak Pegadaian menunjukkan angka penjualan yang fantastis. Penjualan logam mulia saat ini mencapai 150 gram per hari. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dua kali lipat dibandingkan volume penjualan pada hari-hari biasa sebelum masa kenaikan harga.Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam, Pegadaian menyediakan berbagai pilihan merek logam mulia. Mulai dari Antam, UBS, Lotus Archi, hingga produk Galeri 24. Masing-masing merek memiliki nilai jual yang bervariasi, memberikan fleksibilitas bagi masyarakat Kediri untuk memilih instrumen investasi yang paling sesuai dengan profil keuangan mereka.
Konsep kenaikan harga dan volume penjualan yang berbanding lurus ini cukup unik dalam teori ekonomi (mirip dengan barang Veblen atau perilaku spekulatif). Untuk membantu Anda memvisualisasikan data dari skrip di atas, berikut adalah simulasi interaktif mengenai pertumbuhan nilai investasi dan tren penjualan harian.
( Editor : Saldi / Karisma )



