Kediri, jurnalmatraman.com – Setelah sempat vakum selama enam tahun, Pemerintah Kota Kediri kembali menghidupkan kegiatan Gerak Jalan Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman Kediri – Bajulan. Kegiatan bernilai sejarah ini dijadwalkan akan digelar pada 20 Desember 2025 mendatang, setelah terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2019.
Melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora), Pemerintah Kota Kediri mengemas kembali kegiatan napak tilas tersebut sebagai upaya menumbuhkan nilai patriotisme sekaligus memperkenalkan jejak perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman kepada generasi muda.

Kepala Disbudparpora Kota Kediri Bambang Priambodo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap semangat juang Jenderal Soedirman yang tetap memimpin perlawanan gerilya di tengah keterbatasan kondisi fisik saat Agresi Militer Belanda.
“Napak tilas ini tidak hanya sekadar kegiatan olahraga, tetapi sarat dengan nilai sejarah dan keteladanan perjuangan yang patut diwariskan kepada generasi muda,” ujar Bambang Priambodo.
Gerak jalan napak tilas tersebut akan dimulai dari Balai Kota Kediri dan berakhir di Pesanggrahan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Dusun Magersari, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Para peserta akan menempuh jarak sekitar 37 kilometer, dengan melewati tujuh pos yang telah disiapkan panitia di sepanjang rute.
Melalui penyelenggaraan kembali kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap semangat nasionalisme, nilai kejuangan, serta kecintaan terhadap sejarah bangsa dapat terus tertanam, khususnya di kalangan generasi muda, sebagai penerus perjuangan para pahlawan bangsa.
(Editor : Lusia & Wahyu Adi)



