Trenggalek, jurnalmataraman.com – Seorang guru di SMP Negeri 1 Trenggalek menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh keluarga salah satu siswinya. Peristiwa ini bermula dari penyitaan telepon genggam (HP) milik siswi berinisial N yang kedapatan menggunakannya tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Korban bernama Eko Prayitno guru mata pelajaran di sekolah tersebut. Ia menjelaskan insiden berawal saat kegiatan belajar kelompok di kelas pada Jumat (tanggal kejadian). Saat itu Eko memperbolehkan siswa menggunakan dua HP per kelompok untuk mencari bahan pelajaran. Namun terdapat aturan tegas bahwa HP akan disita selama satu semester jika digunakan di luar keperluan belajar.
“Saat saya lihat, ada salah satu siswi yang memakai HP bukan untuk belajar, akhirnya saya sita dan saya serahkan ke bagian kesiswaan,” terang Eko saat ditemui usai membuat laporan di Polres Trenggalek.
Beberapa jam setelah kejadian di sekolah Eko mengaku mendapat telepon dari orang tua siswi tersebut. Dalam percakapan itu, suara di seberang terdengar dengan nada tinggi, penuh kemarahan, bahkan menantang dirinya untuk berkelahi.
Tidak lama setelah melaksanakan salat Jumat, Eko yang sedang berada di rumah melihat sebuah mobil Innova hitam berhenti di depan rumahnya. Dari dalam mobil seorang pria turun dan mengaku sebagai kakak dari siswi tersebut. Pria itu kemudian memukul kepala Eko sebanyak dua kali sambil melontarkan kata-kata kasar di depan istrinya.
Akibat penganiayaan itu Eko mengalami luka di kepala dan segera menjalani visum di rumah sakit. Ia kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Trenggalek.

“Saya tidak menyangka masalah di sekolah bisa berujung seperti ini. Istri dan anak saya masih trauma dan takut. Saya hanya berharap kasus ini bisa diselesaikan secara adil,” ujar Eko dengan nada tenang.
Kasus penganiayaan ini kini telah ditangani oleh pihak kepolisian. Polres Trenggalek memastikan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik tindakan kekerasan terhadap guru tersebut.
( Editor : Nina & Wahyu Adi )



