Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Geber Standardisasi, KKN UIT Lirboyo Poles UMKM Desa Joho Tembus Pasar Global

by redaksi jurnal mataraman
20 Agustus 2026 | 12:43
Reading Time: 2 mins read
0
Geber Standardisasi, KKN UIT Lirboyo Poles UMKM Desa Joho Tembus Pasar Global

Kediri, jurnalmataraman.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri terus mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Joho, Kecamatan Semen, untuk unjuk gigi. Lewat pendampingan intensif pada 20 Agustus 2026, mereka membidik peningkatan daya saing produk lokal agar mampu merambah kancah internasional sekaligus menopang pariwisata desa yang berkelanjutan.

Pendampingan tersebut dikemas apik melalui “Seminar Standarisasi Produk Unggulan Desa Joho Semen untuk Berdaya Saing Internasional” yang digelar di aula balai desa setempat. Dalam forum ini, berbagai persoalan klasik UMKM langsung dibedah tuntas. Mahasiswa mendampingi warga mulai dari urusan standardisasi produk, legalitas, desain kemasan, kelengkapan label, hingga strategi pemasaran cerdas melalui platform digital.

Pembenahan secara menyeluruh ini dinilai krusial agar produk lokal tidak hanya menang di kualitas, tetapi juga tertib administrasi saat menembus pasar yang lebih luas. Dosen UIT Lirboyo Kediri M. Maimun Haji menegaskan bahwa legalitas adalah kunci utama menembus pasar global. “Peningkatan daya saing harus dimulai dari pemenuhan standar, seperti pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), izin PIRT hingga sertifikat halal dan perbaikan kemasan,” terangnya.

Desa Joho sejatinya menyimpan potensi UMKM yang sangat menjanjikan sebagai magnet penunjang sektor pariwisata. Kepala Dusun Joho Satu Suroso menyebutkan, desanya kaya akan berbagai komoditas unggulan seperti madu murni, durian, tas anyaman, carang mas, minuman ekstrak buah, kopi, hingga manggis. “Sayangnya, selama ini pemasaran dari para perajin dan petani memang masih mengandalkan pembeli di tingkat lokal,” ujar Suroso.

Hadirnya sentuhan dari kalangan akademisi ini sontak menumbuhkan angin segar bagi geliat ekonomi warga. Siti Masfiyah, salah satu pelaku UMKM di Desa Joho, menaruh harapan besar agar program ini tidak berhenti di tengah jalan. “Kami sangat berharap perhatian dan pendampingan ini terus ditingkatkan, sehingga usaha yang baru merintis ini bisa terus berkembang pesat secara berkelanjutan,” imbuhnya.

(Editor: Trias / Atha)

Tags: berita kediriheadlineinfo kediriKediriKKN UIT Lirboyo Poles UMKM Desa Joho
ShareTweetShare
Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .