Blitar, jurnalmataraman.com— Pengelola Bendungan Sungai Brantas akan memajukan jadwal kegiatan flushing atau pladu di Bendungan Wlingi dan Lodoyo. Semula direncanakan berlangsung pada 5 Mei 2025, kegiatan tersebut kini dipastikan akan digelar lebih awal, tepatnya pada 27 April 2025.
Kepala Sub Divisi Pengelolaan Sumber Daya Air Brantas 1, Sucipto Eko Pranoto, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait. Salah satu pihak yang mendorong percepatan jadwal adalah para petani di sekitar waduk.
“Para petani yang mengusulkan (pladu) dimajukan, karena 5 Mei mereka sudah masuk musim tanam,” ujar Sucipto
Sucipto menjelaskan bahwa pintu air Bendungan Lodoyo akan dibuka pada pukul 07.00 WIB. Sementara itu, pintu air Bendungan Wlingi akan menyusul dibuka satu jam kemudian. Arus air diperkirakan akan sampai ke wilayah Kota Kediri sekitar delapan jam setelah pembukaan.
Sebagai bentuk antisipasi, pihaknya akan mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada berbagai instansi dan masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan Bendungan Wlingi dan Lodoyo. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya saat debit air Sungai Brantas meningkat.
“Masyarakat harus jaga diri, sayangi nyawa, daripada nguber ikan tapi abai dengan keselamatan,” pungkas Sucipto.
Kegiatan pladu sendiri merupakan proses pengurasan waduk yang rutin dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan bendungan dan pengelolaan air, sekaligus momentum yang kerap dimanfaatkan warga untuk menangkap ikan.
(editor : Trias M.A)




