Blitar , jurnalmataraman.com– Malam puncak Festival Sabilu Taubah atau Harlah ke-6 Majelis Ta’lim Sabilu Taubah yang digelar sejak 16 hingga 19 Mei 2025 di Desa Karanggayam, Kabupaten Blitar, berlangsung meriah dan khidmat. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah, bahkan dari luar Jawa Timur, memadati area majelis untuk mengikuti serangkaian kegiatan religi dan sosial yang telah dipersiapkan dengan matang.
Festival tahunan ini menjadi momentum penting bagi Majelis Ta’lim Sabilu Taubah (S-T Nyel) sebagai ajang syiar dan silaturahmi. Rangkaian acara yang digelar meliputi pengajian akbar, sholawatan, serta berbagai kegiatan sosial seperti khitan massal, santunan, hingga layanan hapus tato gratis. Hiburan musik religi dengan menghadirkan artis-artis ternama turut menyemarakkan suasana.
Puncak acara diisi dengan pengajian akbar dan sholawatan yang dipimpin langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam 2 sekaligus pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah, Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam. Dalam sambutannya, Gus Iqdam menyampaikan bahwa peringatan harlah ke-6 ini merupakan bentuk rasa syukur serta upaya mempererat ukhuwah islamiyah antarjamaah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
“Festival ini bukan sekadar acara seremonial, tapi momentum untuk mempererat rasa persaudaraan dan keimanan. Terima kasih untuk semua jamaah yang telah hadir dan mendukung,” ujar Gus Iqdam.
Malam harlah ke-6 ini juga menjadi momen penuh haru saat Gus Iqdam secara langsung mengumumkan pemberangkatan umroh untuk salah satu jamaah, Susiana, asal Nongkojajar, Pasuruan. Susiana mengaku sangat bersyukur dan tak menyangka akan diberi kesempatan berangkat ke Tanah Suci bersama Gus Iqdam.
Gus Iqdam memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar setiap tahun dengan skala yang semakin besar dan ragam kegiatan yang lebih luas. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengajian rutin setiap Senin malam dan Kamis malam di Majelis Ta’lim Sabilu Taubah, yang selama ini telah menjadi magnet bagi ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Malam puncak Festival Sabilu Taubah ke-6 ini ditutup dengan pertunjukan kembang api spektakuler yang menambah kemeriahan dan menjadi penutup yang indah bagi serangkaian kegiatan penuh makna tersebut.
(Editor : Nando & Trias M.A)



