Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dua Warung Amblas ke Jurang Akibat Longsor Besar di Jalur Lintas Selatan Tulungagung

by Agus Bondan
26 Oktober 2025 | 17:12
Reading Time: 2 mins read
0
Dua Warung Amblas ke Jurang Akibat Longsor Besar di Jalur Lintas Selatan Tulungagung

Tulungagung, jurnalmataraman.com – Longsor besar terjadi di tebing Jalur Lintas Selatan (JLS) penghubung Pantai Sine Dlodo Desa Rejosari Kecamatan Kalidawir Tulungagung, pada Minggu pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ini menyebabkan dua warung milik warga amblas ke dalam jurang sedalam sekitar 50 meter.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan salah satu pemilik warung Supardi, tanah di sekitar lokasi telah menunjukkan tanda-tanda retak sejak sehari sebelumnya. Melihat kondisi tersebut ia dan pemilik warung lainnya memutuskan menutup usaha sementara dan mengamankan sebagian barang-barang berharga.

“Kami sudah lihat tanah mulai retak sejak Sabtu sore. Jadi warung kami tutup dulu dan sebagian peralatan kami pindahkan. Tapi tetap saja bangunan utama ikut terbawa longsor,” tutur Supardi saat ditemui di lokasi kejadian.

Supardi mengaku mengalami kerugian hingga Rp. 250 juta, karena seluruh bangunan termasuk fasilitas parkir, toilet dan musala rusak berat terseret longsor. Sebagian kecil peralatan dapur masih bisa diselamatkan, namun sebagian besar bangunan dan barang dagangan hilang terjun ke jurang.

Sementara itu, Camat Kalidawir Rusdiyanto, menyatakan bahwa pihaknya bersama Forkopimcam, BPBD dan Perhutani telah melakukan penanganan darurat di lokasi. Langkah awal yang diambil antara lain memasang pembatas di sekitar area longsor dan menutup bagian tebing yang rawan dengan terpal untuk mencegah erosi akibat air hujan.

“Kami juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekat ke lokasi longsor karena kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan,” ujar Rusdiyanto.

Wilayah tebing JLS Rejosari memang dikenal sebagai titik favorit wisatawan untuk menikmati panorama Laut Selatan. Namun, kontur tanah yang curam dan berdekatan dengan tepi tebing membuat kawasan ini rawan bencana terutama pada musim hujan.

Hingga kini, pemerintah belum menetapkan lokasi relokasi bagi para pedagang yang terdampak. Pihak Kecamatan Kalidawir masih berkoordinasi dengan Perhutani dan Badan Pertanahan Nasional untuk menentukan langkah penataan ulang kawasan di sepanjang Jalur Lintas Selatan tersebut.

( Editor : Ima & Wahyu Adi )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita tulungagunginfo tulungagungJLS Sine Tulungangung LongsorLongsor besar terjadi di tebing Jalur Lintas Selatan (JLS)Warung Warung Terseret Ke jurang
ShareTweetShare
Next Post
Tim Satgas Percepatan MBG Verifikasi Lapangan di SPPG

Tim Satgas Percepatan MBG Verifikasi Lapangan di SPPG

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .