Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dinkes Tulungagung Berikan Vaksin Tambahan, Cegah Penyebaran Campak

by Agus Bondan
1 April 2026 | 17:07
Reading Time: 2 mins read
0
Dinkes Tulungagung Berikan Vaksin Tambahan, Cegah Penyebaran Campak

TULUNGAGUNG, junalmataraman.com – Kasus campak di kabupaten Tulungagung, terus mendapat perhatian serius dari dinas kesehatan setempat. Hingga maret 2026, tercatat sebanyak 44 kasus suspek campak, telah ditemukan di berbagai wilayah.

Jumlah suspek campak di Tulungagung di tahun 2026 ini, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hingga maret 2926 ini, tercatat ada 44 suspek campak, namun berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, dari 44 suspek tersebut hanya satu kasus yang dinyatakan positif campak. Kepala bidang pencegahan dan penanggulangan penyakit dinas kesehatan Tulungagung menyebut, pasien yang sempat positif tersebut, kini telah sembuh dan dalam kondisi stabil. Kasus positif itu terjadi, pada awal tahun atau januari lalu.

Meskipun demikian, jumlah suspek tahun ini dinilai lebih tinggi, dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada februari tahun 2025 lalu hanya terdapat sekitar 20-an kasus suspek, dengan satu kasus positif yang muncul pada bulan maret

Kepala bidang P2P dinkes Tulungagung,  Dr. Aris Setiawan mengatakan, ” Sebagai langkah penanggulangan, dinas kesehatan melaksanakan ori atau outbreak response immunization, yaitu pemberian vaksin tambahan campak “. Program ini difokuskan di wilayah dengan temuan suspek tinggi, salah satunya di desa Ringinpitu. Sasaran vaksinasi adalah balita usia 9 hingga 59 bulan, dengan target sekitar 350 anak.

Selain itu, di wilayah prioritas seperti desa Ringinpitu kecamatan Kedungwaru, vaksin diberikan tanpa memperhatikan status imunisasi sebelumnya. Meski terjadi peningkatan kasus, situasi di Tulungagung saat ini belum ditetapkan sebagai kejadian luar biasa atau KLB. Namun, sesuai rekomendasi pusat, daerah ini tetap didorong melaksanakan imunisasi kejar, untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Editor : Trias M.A

Bagikan di Media Sosial
Tags: headlineinfo kediriKedirikota KediriTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Pemkab Tulungagung, Hibahkan Lahan dan Bangun Baru Dua Kantor Polsek

Pemkab Tulungagung, Hibahkan Lahan dan Bangun Baru Dua Kantor Polsek

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .