Jombang, jurnalmataraman.com – Kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan berat kembali terjadi di jalur arteri nasional. Sebuah truk gandeng bermuatan pakan ternak terguling usai menabrak median jalan di kawasan Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (27/4) siang. Insiden nahas ini diduga kuat terjadi lantaran sopir mengantuk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi S 8456 US yang dikemudikan oleh Muhamad Irfan (30), warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang, tengah melaju dari arah timur menuju ke barat.
Setibanya di lokasi kejadian, laju truk mendadak oleng dan tak terkendali. Kendaraan nahas tersebut kemudian menghantam median jalan serta tiang lampu penerangan jalan umum (PJU). Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan truk gandeng tersebut terpelanting dan terguling di tengah jalan. Akibat posisi badan truk yang melintang, separuh akses jalur nasional dari arah timur tertutup rapat. Hal ini sempat memicu kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tunggal ini. Mengetahui adanya laporan, petugas kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dan melakukan evakuasi.
“Tidak ada korban jiwa. Petugas di lapangan langsung berupaya melakukan proses evakuasi bangkai truk yang sempat menutup separuh jalan agar arus lalu lintas kembali normal,” terang Ipda Siswanto. Disinggung mengenai dugaan sopir yang mengantuk hingga memicu kecelakaan, Siswanto mengaku pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Terkait indikasi sopir mengantuk, saat ini kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” pungkasnya. Hingga Senin sore, petugas dibantu pihak terkait masih terus melakukan proses evakuasi bangkai truk beserta muatannya dari badan jalan raya.
( Editor : Saldi / Juwita )



