Kediri, jurnalmataraman.com – Kebakaran hebat melanda lingkungan MTsN 1 Kota Kediri pada Jumat malam (12/6). Dua ruangan penting, yakni ruang Tata Usaha (TU) dan ruang Kepala Sekolah, ludes dilalap si jago merah yang diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Peristiwa mencekam tersebut sempat terekam dalam video amatir warga. Dalam rekaman video yang beredar, tampak kobaran api membubung tinggi dan dengan cepat menghanguskan seluruh isi dari kedua ruangan yang bersebelahan tersebut.
Waka Administrasi MTsN 1 Kota Kediri, Ahwan Mujamil mengungkapkan bahwa titik api pertama kali muncul dari dalam ruang Tata Usaha. Begitu melihat kepulan asap dan api, petugas sekolah sebenarnya sempat melakukan tindakan awal. “Petugas sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api justru semakin membesar karena banyaknya bahan yang mudah terbakar di dalam ruangan, hingga akhirnya merembet ke ruangan kepala sekolah,” jelas Ahwan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Lantaran kobaran api terus membesar dan sulit dikendalikan, sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Petugas damkar berjibaku melokalisasi api agar tidak merembet ke gedung ruang kelas siswa. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri, Ahmad Zamroni yang turun langsung memantau situasi pascakebakaran meminta pihak sekolah untuk tetap tenang dan fokus pada penanganan dampak kebakaran.
Meski ruang TU dan ruang Kepala Sekolah hangus beserta seluruh fasilitas di dalamnya, Ahmad Zamroni memberikan kepastian yang melegakan terkait dokumen-dokumen penting sekolah. “Pihak sekolah memastikan bahwa data-data penting, baik data sekolah maupun data seluruh siswa, dipastikan aman. Sebab, seluruh sistem pengarsipan telah dikondisikan secara digital atau berbasis online,” terangnya.
Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian bersama tim terkait masih melakukan pendalaman dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti dari musibah kebakaran tersebut.
( Editor : Afif / Dinda )



