Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Demam Emas Di Tulungagung Warga Serbu Sungai Kalibamban Untuk Mendulang

by Agus Bondan
29 Mei 2025 | 19:10
Reading Time: 2 mins read
0
Demam Emas Di Tulungagung Warga Serbu Sungai Kalibamban Untuk Mendulang

Tulungagung, jurnalmataraman.com — Temuan emas di aliran Sungai Kalibamban, yang terletak di Dusun Kalibamban, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung, menjadi perbincangan hangat usai viral di media sosial. Fenomena ini membuat warga berbondong-bondong turun ke sungai, mencoba peruntungan dengan mendulang emas secara manual menggunakan alat seadanya, mulai dari baskom hingga wajan bekas.

Fenomena ini bermula pada sekitar bulan Februari lalu, ketika dua orang asal Kediri mengaku menemukan butiran emas di aliran sungai tersebut. Kabar ini cepat menyebar ke warga sekitar, yang kemudian ikut serta mencoba mendulang emas meskipun tanpa pengalaman sebelumnya.

Luluk (40), salah satu warga setempat, mengaku baru pertama kali mencoba mendulang. Dengan antusias ia turun ke sungai, menyaring pasir menggunakan peralatan dapur sederhana. Meski hasilnya masih sangat sedikit hanya tiga butir kecil ia tetap merasa penasaran dan ingin mencoba lagi.

“Saya ikut-ikutan saja, penasaran. Ternyata memang ada butir emas kecil-kecil, tapi dapatnya susah,” ungkap Luluk.

Kegiatan ini terus berlanjut hingga saat ini, meskipun pemerintah desa telah memasang papan larangan untuk mendulang emas di kawasan tersebut pada Rabu lalu. Larangan tersebut tampaknya belum diindahkan warga, yang tetap berdatangan ke sungai setiap hari.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri terkait potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas mendulang secara masif dan tidak terkontrol. Hingga kini, belum ada tindak lanjut resmi dari pihak berwenang mengenai pengawasan atau penertiban aktivitas tersebut.

Fenomena “demam emas” dadakan ini menjadi potret bagaimana kekuatan informasi di media sosial mampu menggerakkan masyarakat secara spontan sekaligus tantangan bagi pengelolaan sumber daya alam dan edukasi publik mengenai dampaknya.

(Editor : Nando & Trias M.A)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita tulungagungdemam emasdesa keboirenginfo tulungagungsungai kaliamban
ShareTweetShare
Next Post
Bara Tak Pernah Padam di Bengkel Margiono

Bara Tak Pernah Padam di Bengkel Margiono

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .