Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home BLITAR

Bupati Blitar Buka Pelatihan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak

by Editor
19 Juli 2024 | 13:47
Reading Time: 2 mins read
0
Bupati Blitar Buka Pelatihan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak

Bupati blitar Buka Pelatihan Penanganan Kekerasan perempuan dan anak (foto: Moch. Asrofi)

Blitar, jurnalmataraman.com – Tingginya kasus kekerasan petempuan dan anak di Kabupaten Blitar membuat prihatin Bupati Blitar Rini Syarifah.

Bupati Rini Syarifah meminta semua steak holder terlibat  dalam  Penanganan kasus tersebut, baik dari unsur dinas pemerintah organisasi kemasyarakatan keagamaan dan sebagainya.

Oleh karena itulah Bupati akan memfokuskan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak PPA di Kabupaten Blitar dengan melakukan sosialisasi intens kepada Masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Rini Syarifah saat membuka pelatihan penanganan kasus keketasan perempuan dan anak yang diikuti ratusan kader dari seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Blitar.

Menurut Rini Syarifah terjadinya kasus kekerasan perempuan dan anak banyak pemicunya yakni Yakni masalah individual sosial dan Hukum.

 “Kami ini sangat komit ya, mendirikan Unit PPA di Dinas PPKB tidak hanya dilintas tapi seluruh OPD ini kita gerakkan, saya tidak mau akibat efek dari teknologi ini anak-anak perempuan menjadi korban dan kita bina mental mereka dan akhlak mereka.” Ujar Hj. Rini Syarifah ( Bupati Blitar)

“Kegiatan penguatan management terhadap Satgas PPA atau satuan tugas terhadap penipuan anak di 150 Desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Blitar.” Ujar Drs. Michael Hankam Indoro, M. Si ( Kepala DP3A PPKB KAB. BLITAR)

Sebagai informasi bahwa selama  Januari hingga Juli 2023 dinas P3A PPKB Kabupaten. Blitar  mencatat terdapat sebanyak 58  kasus kekerasan  perempuan dan 28 kasus kekerasan anak. Pihak dinas akan berupaya maksimal menurunkan angka kasus tersebut hingga benar benar kasus tersebut bisa zerro di kabupaten Blitar. (asf/rat)

Bagikan di Media Sosial
ShareTweetShare
Next Post
Jamasan Tombak Kyai Upas Tradisi Adat Warga Tulungagung Saat Bulan Suro 

Jamasan Tombak Kyai Upas Tradisi Adat Warga Tulungagung Saat Bulan Suro 

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .