Kediri, jurnalmataraman.com – Kesebelasan Persida Sidoarjo U-17 sukses mengamankan posisi juara ketiga dalam ajang Piala Soeratin U-17 zona Jawa Timur 2026. Skuad muda kebanggaan warga Sidoarjo tersebut berhak membawa pulang medali usai membungkam perlawanan PS Blitar Raya dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu sore.
Pertandingan perebutan tempat ketiga itu langsung berjalan alot dan seru sejak peluit babak pertama dibunyikan. Kedua kesebelasan silih berganti melakukan jual beli serangan yang membahayakan gawang masing-masing. Namun, petaka justru menghampiri kubu PS Blitar Raya saat barisan pertahanan mereka lengah akibat terlalu asyik menekan lawan.
Memanfaatkan celah yang terbuka, Persida melancarkan skema counter attack cepat pada menit ke-22. Serangan mematikan ini diselesaikan dengan sempurna oleh striker Muhammad Setyo Kusumo lewat sebuah sundulan akurat. Bola tandukannya meluncur deras dan gagal diantisipasi oleh penjaga gawang PS Blitar Raya, Zakaria Putra Dejola, sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-0.
Meski sudah memimpin, anak asuh pelatih Miftahul Huda sama sekali tidak berniat menurunkan tempo permainan. Mereka terus merepotkan pertahanan lawan dan tercatat mampu menciptakan setidaknya tiga peluang emas tambahan. Namun, hingga waktu turun minum tiba, belum ada gol tambahan yang tercipta dan skor 1-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, PS Blitar Raya berusaha keras mengambil alih kendali permainan demi mengejar defisit gol. Sayangnya, rapatnya benteng pertahanan Persida membuat usaha mereka selalu kandas di tengah jalan. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang PS Blitar Raya malah kembali bergetar pada menit ke-56 berkat aksi memukau pemain pengganti, M. Yusril Hilmi.
Yusril sukses menggandakan keunggulan timnya lewat sebuah gol solo run yang sangat cantik. Ia dengan tenang menusuk jantung pertahanan dan mengelabui sejumlah pemain belakang lawan sebelum menceploskan bola ke dalam gawang.
“Anak-anak bermain sangat disiplin dan jeli melihat celah lawan. Ketenangan dan keberhasilan memaksimalkan serangan balik yang cepat menjadi kunci kemenangan kami hari ini,” ungkap Pelatih Persida U-17, Miftahul Huda, memuji taktik serangan efektif skuadnya.
Keunggulan 2-0 untuk Persida ini terus bertahan dengan solid hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan. Kemenangan tanpa balas ini memastikan langkah skuad Persida U-17 bertengger di peringkat ketiga kompetisi usia muda bergengsi tingkat Jawa Timur tersebut tahun ini. ( Beny setiawan )
( Editor : Afif / Sea )



