Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Bukan Sekadar Pawai, Pasukan Semut SD Negeri 2 Puyung Menyapu Sampah di Rute Budaya Pule

by redaksi jurnal mataraman
28 Agustus 2026 | 13:44
Reading Time: 2 mins read
0
Bukan Sekadar Pawai, Pasukan Semut SD Negeri 2 Puyung Menyapu Sampah di Rute Budaya Pule

Trenggalek, jurnalmataraman.com – Kemeriahan Pawai Seni Budaya peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, tampil beda. Di antara warna-warni kostum dan penampilan seni peserta, belasan siswa SD Negeri 2 Puyung mencuri perhatian lewat aksi unik menyapu serta memilah sampah di sepanjang rute pawai.

Kontingen sekolah tersebut terbagi menjadi dua rombongan. Rombongan utama menampilkan keanggunan Kraton Sdayu Bhuwana yang dihiasi maskot, pengawal, dayang, hingga Ratu Sdayu Bhuwana. Sementara di barisan belakang, bertugas Pasukan Semut Sdayu yang bersiap melintas sambil membawa poster kampanye kebersihan.

Sambil berjalan mengekor rombongan utama, para siswa Pasukan Semut sigap mengamati jalanan dan memungut sampah yang ditinggalkan penonton. Sampah yang terkumpul tak sekadar dibuang, melainkan langsung dipisahkan berdasarkan jenis organik dan anorganik.

Kepala SD Negeri 2 Puyung Arif Wibowo menyatakan, konsep Pasukan Semut sengaja dirancang agar ajang pawai tak hanya berhenti sebagai pertunjukan visual semata.

“Siswa perlu mendapatkan pengalaman langsung agar nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam sejak dini,” ujar Arif Wibowo.

Ia menambahkan, sampah yang dipilah juga disortir untuk memisahkan barang yang masih memiliki nilai guna serta bernilai ekonomi. Melalui cara ini, sekolah berupaya membentuk kebiasaan menjaga kebersihan yang konsisten pada diri siswa.

Aksi edukatif ini mendapat apresiasi hangat dari Camat Pule Budi Supriyanto. Menurutnya, langkah SD Negeri 2 Puyung menjadi contoh nyata bahwa pendidikan lingkungan bisa diintegrasikan dalam kegiatan kemasyarakatan.

“Gerakan ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menggalakkan pengelolaan sampah, termasuk program Sangu Sampah yang digagas Bupati Trenggalek,” kata Budi Supriyanto.

Di tengah riuh pesta kemerdekaan, jalanan rute pawai di Kecamatan Pule pun tak sekadar menjadi panggung seni dan budaya, melainkan berubah menjadi ruang belajar terbuka bagi para generasi muda. (Simon Bagus/Mochammad Herlambang)

(Editor: Trias / Atha)

Tags: berita trenggalek'info galekheadlineinfo trenggalekPawai Seni Budaya peringatan HUT ke-81Trenggalek
ShareTweetShare
Next Post
Pemanasan Jelang Haornas, Ratusan Siswa SD Adu Kemampuan di Pra Wali Kota Blitar Cup

Pemanasan Jelang Haornas, Ratusan Siswa SD Adu Kemampuan di Pra Wali Kota Blitar Cup

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .