Kediri, jurnalmataraman.com – Kesebelasan Inter Kediri mulai bergerak cepat membentuk kerangka tim demi menyongsong kompetisi Liga 4 yang dijadwalkan bergulir Desember 2026. Langkah awal persiapan tersebut diwujudkan melalui seleksi terbuka yang diikuti sebanyak 72 pemain di Lapangan Ngronggo Sport Center, Kota Kediri.
Proses perburuan pemain ini menyedot perhatian banyak talenta muda. Para peserta tidak hanya datang dari wilayah Kediri dan sekitarnya, tetapi juga dari pelbagai daerah di Jawa Timur hingga Jawa Tengah, seperti Surabaya, Pacitan, Tegal, dan Karanganyar.
CEO Inter Kediri Tomi Ari Wibowo menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan pijakan awal untuk menyusun skuad tangguh di Liga 4 regional Jawa Timur. Pihaknya tidak ingin sekadar berpartisipasi, melainkan membidik target tinggi pada musim ini.
“Target kami minimal mampu melaju hingga putaran nasional,” ujar Tomi Ari Wibowo.
Sementara itu, Pelatih Inter Kediri Alfiat menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan lancar dan para peserta tampil habis-habisan. Dari total 72 pemain yang unjuk kemampuan, manajemen dan tim pelatih berencana mengerucutkan pilihan hingga menyisa sekitar 25 pemain untuk mengisi skuad resmi.
Alfiat, yang didampingi Muslim Habibi, menegaskan bahwa kualitas teknik dan mental bertanding menjadi acuan utama dalam menentukan pemain yang lolos.
“Kami mencari pemain berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim. Selain teknik, karakter pemain yang mau bekerja keras juga menjadi pertimbangan utama,” kata Alfiat.
Pelaksanaan seleksi kali ini juga mengacu pada regulasi terbaru Asprov PSSI Jawa Timur terkait batasan usia. Pemain kelahiran 2006 dan seterusnya masuk dalam kategori regulasi utama, sedangkan pemain kelahiran 2004 hingga 2005 masih terakomodasi dalam kategori pemain senior.(Beny Kurniawan)
(Editor: Atha / Trias)



