Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-130 Tahun 2026 di bawah komando Kodim 0807 Tulungagung tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Program ini juga gencar menyasar pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik.
Salah satu agenda utamanya adalah penyuluhan wawasan kebangsaan serta sosialisasi rekrutmen prajurit TNI kepada masyarakat luas, termasuk pelajar tingkat SMA. Untuk menjadi anggota TNI, para calon tidak hanya dituntut siap mental, tetapi juga harus menyiapkan fisik secara maksimal.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Pojok tersebut diikuti oleh 100 pelajar dari SMAN Campurdarat dengan penuh antusias.
Dalam sosialisasi tersebut, Kodim 0807 Tulungagung memberikan peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan tarif tertentu. Seluruh proses seleksi prajurit dijamin berlangsung transparan dan tanpa pungutan biaya.
Dan SSK TMMD Kapt Inf Edi Priyanto menegaskan bahwa kejujuran dan keterbukaan menjadi komitmen utama dalam penerimaan prajurit TNI, sehingga para siswa diimbau untuk fokus pada persiapan diri tanpa percaya iming-iming calo.
Melalui sasaran nonfisik ini, diharapkan kesadaran bela negara di kalangan masyarakat semakin meningkat. Kegiatan ini sekaligus memberikan jalur informasi yang jelas bagi generasi muda yang berminat mengabdi kepada negara melalui institusi TNI.(Anang Yulianto)
(Editor: Trias / Sabrina)



