Blitar, jurnalmataraman.com – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Blitar kini mulai berangsur lenggang. Kepastian tersebut diperoleh setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan pihak PT Pertamina menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau ketersediaan bahan bakar.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa ketersediaan bahan bakar jenis Pertalite dan Pertamax saat ini terpantau stabil. Sidak yang dilakukan di antaranya menyasar SPBU Tangkil Wlingi dan SPBU Agung Bence Garum.
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Blitar Ipda Jason Kurnia memastikan tidak ada indikasi penimbunan maupun penyelewengan distribusi bahan bakar dalam sidak tersebut.
“Dari hasil sidak ini, dipastikan jadwal pengiriman BBM di setiap SPBU tidak ada kendala. Masyarakat diimbau untuk langsung melaporkan apabila menemukan dugaan penyelewengan BBM subsidi di wilayah Blitar,” ujar Ipda Jason Kurnia.
Terkait sempat munculnya keluhan mengenai kepadatan antrean, pihak Pertamina memberikan penjelasan resmi. Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Kediri PT Pertamina, Anwar Hidayat, membenarkan adanya penyesuaian kuota pengiriman guna menjaga pemerataan pasokan di berbagai titik SPBU.
“Stok Rayon Dua Kediri PT Pertamina harus dibagikan secara merata di setiap SPBU,” jelas Anwar Hidayat.
Meski ada penyesuaian alokasi, Pertamina memastikan kondisi cadangan bahan bakar secara keseluruhan tetap aman dan mampu mencukupi kebutuhan riil di tiap SPBU. Jumlah pengiriman harian kini disesuaikan secara proporsional berdasarkan permintaan dan tingkat kebutuhan dari masing-masing pengelola SPBU.(QITHFIRUL AZIZ)
(Editor: Atha / Trias)



