Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Antisipasi Jelang Pergantian Musim Dan Fenomena La Nina, Berikut Langkah – Langkah BPBD Kota Kediri

by Editor
26 Agustus 2024 | 12:41
Reading Time: 2 mins read
0
Antisipasi Jelang Pergantian Musim Dan Fenomena La Nina, Berikut Langkah – Langkah BPBD Kota Kediri

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri telah menyiapkan beberapa peralatan untuk mengantisipasi segala kejadian akibat Fenomena La Nina ( Foto : Beny Kurniawan )

Kediri, jurnalmataraman.com – BMKG memprediksi secara umum Indonesia akan menuju Fenomena La Nina pada periode Juli, Agustus, dan September 2024. Menyikapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri telah menyiapkan beberapa peralatan untuk mengantisipasi segala kejadian akibat Fenomena La Nina diantaranya gergaji mesin, tali tambang, lampu, dan berbagai macam alat keselamatan.

Operator Pusat Pengelola Data dan Informasi (Pusdalops) BPBD Kota Kediri Jaenal Arifin mengatakan, semua peralatan sudah dipersiapkan. Seperti tahun sebelumnya peralatan yang sering digunakan adalah gergaji mesin, karena seringkali terjadi pohon tumbang.

“Untuk persiapan kami kegiatannya ada beberapa peralatan penunjang kinerja dalam antisipasi bencana hidrometeorologi diantaranya ada vertical rescue, pompa air, dan lainnya,” ujar Jainal Arifin Operator Pusdalops BPBD Kota Kediri.

Sementara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri juga mengantisipasi bila badai La Nina yang bisa menyebabkan peningkatan curah hujan yang ekstrem dan dapat mengganggu musim tanam dan panen.

Kepala DKPP Kota Kediri Muhammad Ridwan mengatakan, akibat badai La Nina ini ditakutkan produktivitas pertanian dapat menurun, sehingga mempengaruhi pasokan dan menyebabkan kenaikan harga pangan. Pihaknya juga telah melakukan tindakan preventif dengan menyerap informasi dan kendala para petani.

“Sesuai infromasi yang telah kami terima dari BMKG dimungkinkan akhir tahun ini ada La Nina yang dampaknya mengalami curah hujan tinggi khususnya wilayah Indonesia bagian timur dan utara, kami mengantisipasi mengajak para petani untuk mempersiapkan kondisi tanamannya agar tidak terjadi masalah yang timbul di usaha pertaniannya,” ungkap Muhammad Ridwan Kepala DKPP Kota Kediri.

Untuk diketahui di Kota Kediri luas lahan pertanian sekitar 2.300 hektar di tiga kecamatan. Lahan pertanian di Kecamatan Mojoroto dan lahan perkebunan mayoritas berada di Kecamatan Pesantren. (ben/sal)

Bagikan di Media Sosial
Tags: bmkgbpbd kota kediriDKPP KOTA KEDIRIFenomena La Ninajelang pergantian musim
ShareTweetShare
Next Post
Seni Tiban, Tradisi Meminta Hujan Dan Ajang Silaturohmi Para Seniman Di Tulungagung

Seni Tiban, Tradisi Meminta Hujan Dan Ajang Silaturohmi Para Seniman Di Tulungagung

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .