Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Praktis Olah Daging Kurban, Bumbu Racik di Pasar Setono Betek Kediri Laris Manis

by Beny Kurniawan
27 Mei 2026 | 12:12
Reading Time: 2 mins read
0
Praktis Olah Daging Kurban, Bumbu Racik di Pasar Setono Betek Kediri Laris Manis

Kediri, jurnalmatraman.com – Momen perayaan Hari Raya Idul Adha selalu membawa berkah tersendiri bagi perputaran ekonomi di pasar tradisional. Tahun ini, berkah tersebut salah satunya dirasakan oleh para pedagang bumbu racik atau bumbu jadi di Pasar Setono Betek, Kota Kediri, yang kebanjiran pembeli seiring melimpahnya stok daging kurban di masyarakat.

Tingginya minat masyarakat beralih ke bumbu racik ini bukan tanpa alasan. Mayoritas pembeli memilih bumbu jadi karena dinilai lebih praktis, efisien, serta menghemat waktu dan tenaga di dapur. Selain itu, bumbu racik olahan pedagang pasar biasanya sudah ditakar dengan pas sesuai dengan porsi atau kilogram daging yang akan dimasak, sehingga meminimalisasi risiko kegagalan rasa.

Kemudahan tersebut diakui oleh Anik, salah seorang pembeli asal Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Ia sengaja menyempatkan diri berbelanja di Pasar Setono Betek untuk membeli kebutuhan bumbu masakan daging kurban keluarganya.

“Saya lebih memilih bumbu racik jadi karena prosesnya jauh lebih mudah dan simpel. Hari ini saya beli bumbu untuk rawon dan bumbu lapis daging,” ungkap Anik saat ditemui di lapak pedagang, Rabu (27/5).

Lonjakan permintaan ini diamini oleh Rikal Chan, salah satu pedagang bumbu racik di Pasar Setono Betek. Rikal mengungkapkan bahwa momen Idul Adha tahun ini sukses mendongkrak penjualan bumbu raciknya secara signifikan hingga mencapai angka 34 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa. Menurut Rikal, bumbu-bumbu yang paling banyak diburu oleh warga adalah bumbu khas olahan daging merah. “Yang paling laris dan banyak dicari pembeli itu bumbu rawon, gulai, bumbu lapis daging, serta bumbu rendang,” jelasnya.

Menariknya, di tengah tingginya gelombang permintaan pasar, Rikal memilih untuk tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga jual. Ia tetap mempertahankan harga bumbu raciknya agar tetap ramah di kantong masyarakat. “Harganya tidak ada yang naik, tetap normal. Per paket bumbu lengkap harganya Rp 10 ribu rupiah saja,” pungkas Rikal

( Editor : Saldi / Aqillah)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediribumbu racikheadlineinfo kediriKediri
ShareTweetShare
Next Post
Ramah Lingkungan dan Bikin Daging Awet, Masjid Al Khalid Kediri Kemas Kurban Pakai Daun Jati

Ramah Lingkungan dan Bikin Daging Awet, Masjid Al Khalid Kediri Kemas Kurban Pakai Daun Jati

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .