Kediri, jurnalmataraman.com – Suasana haru dan khidmat menyelimuti GOR Jayabaya, Kota Kediri, pada Rabu (20/5) sore. Sebanyak 280 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Kediri resmi dilepas untuk memulai perjalanan spiritual menuju Tanah Suci. Namun, keberangkatan tahun ini diwarnai kabar sedih setelah satu jamaah terpaksa batal berangkat di detik-detik terakhir.
Awalnya, jumlah CJH yang dijadwalkan berangkat mencapai 281 orang. Namun, faktor kesehatan menjadi penghalang bagi satu jamaah. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kediri, Basyarudin, mengonfirmasi adanya penyusutan jumlah tersebut akibat kendala medis yang tidak memungkinkan jamaah tersebut melakukan perjalanan jauh. “Secara keseluruhan proses berjalan aman, meski ada perubahan jumlah jamaah di menit-menit terakhir. Dari 281 orang, yang akhirnya bisa berangkat tahun ini berjumlah 280 jamaah,” jelas Basyarudin saat ditemui di sela prosesi pemberangkatan.
Tak hanya pembatalan, tim medis juga sempat bekerja ekstra saat kedatangan jamaah di GOR Jayabaya. Salah seorang jamaah dilaporkan mengalami kekakuan pada tangan dan kaki, sehingga harus mendapatkan penanganan medis khusus sebelum dinyatakan siap melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Prosesi pemberangkatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Dalam sambutannya, Vinanda menitipkan pesan agar para jamaah senantiasa menjaga kondisi fisik mengingat cuaca dan aktivitas ibadah yang berat di Arab Saudi. “Saya meminta seluruh jamaah untuk menjaga solidaritas antar-sesama warga Kediri. Kebersamaan dan saling bantu adalah kunci kelancaran ibadah di tengah jutaan umat Muslim dari seluruh dunia,” tutur Vinanda.
Wali Kota juga memberikan instruksi khusus kepada para petugas pendamping rombongan. Ia menekankan agar panitia memberikan perhatian ekstra, terutama kepada para jamaah lanjut usia (lansia). Pengawasan ketat diharapkan mampu meminimalkan hambatan selama rangkaian ibadah berlangsung hingga para jamaah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan selamat.
(Editor : Saldi / Dundi )



