Kediri ,jurnalmataraman.com – Ratusan warga memadati kawasan Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri pada Kamis (14/5) malam. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan ini tak lain untuk menyaksikan atraksi barongsai yang memukau dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1066 Yang Suci Mazu Tian Shang Sheng Mu. Perayaan akbar tahun ini dikemas secara apik melalui rangkaian acara bertajuk “Bazar Tri Hita Karana”. Konsep ini secara harmonis memadukan unsur ritual keagamaan, pelestarian budaya, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Di area halaman klenteng, deretan stan UMKM tampak diserbu pengunjung sejak sore hingga malam hari. Para pelaku usaha menjajakan beragam produk, mulai dari aneka kuliner lezat, minuman segar, hingga kerajinan tangan lokal yang unik dan menarik.
Kemeriahan perayaan ini rupanya tak hanya dirasakan oleh warga lokal Kediri. Sejumlah pengunjung dari luar daerah pun turut hadir menikmati pesona akulturasi budaya tersebut. Perpaduan antara wisata belanja kuliner, lincahnya atraksi barongsai, dan pendar cahaya artistik dari lampion khas klenteng memberikan pengalaman rekreasi yang berkesan. Ketua Yayasan Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong, Prayitno Sutikno, menjelaskan bahwa kegiatan malam itu merupakan puncak dari rangkaian bazar yang telah berlangsung sejak hari Selasa lalu.
“Bazar dan pertunjukan ini adalah wujud syukur dalam perayaan HUT Yang Suci Mazu Tian Shang Sheng Mu ke-1066. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu menggerakkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat, sekaligus mempererat rasa kebersamaan dan toleransi antarwarga di Kota Kediri,” ungkap Prayitno. Agenda tahunan di Klenteng Tjoe Hwie Kiong ini kembali membuktikan daya tariknya sebagai salah satu kalender budaya unggulan. Acara ini sukses menyatukan nilai-nilai religius dan sarana hiburan rakyat dalam satu wadah kegiatan yang harmonis dan inklusif.
( Editor : Afif / Dundi )



